Laila Dorong Partisipasi Perempuan di Dunia Politik
Garda.co.id, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah menilai keterlibatan perempuan di berbagai kegiatan politik masih terbilang minim.
Padahal baginya, peranan perempuan dalam parlemen sangat penting untuk mendukung kemajuan sebuah daerah, khususnya di Kota Samarinda.
“Kalau dilihat, tingkat partisipasi perempuan di parlemen, misalnya di DPRD Samarinda sendiri memang tergolong minim,” ungkap Laila pada Jumat (27/10/2023).
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu pun mendorong seluruh perempuan di Kota Tepian untuk terus mengaktualisasi diri dalam berbagai kegiatan, salah satunnya pada kegiatan publik.
Sebab tak bisa dipungkiri, isu terkait gender dan kesetaraannya masih menjadi topik yang ramai diperbincangkan publik.
“Perempuan tidak boleh apatis dalam melihat dunia politik. Itu harus dilatih sejak dini, berkaitan dengan keterlibatan perempuan di bidang politik,” tegasnya.
Laila meyakini, keterlibatan perempuan dalam dunia politik tentuny dapat memberikan kontribusi besar bagi bangsa. Terutama dalam memperjuangan kebijakan yang ramah perempuan, dan mendukung tujuan kesetaraan gender.
Sebab, keberadaan perempuan telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22/2007 tentang Penyelanggara Pemilu.
Yang mana, dalam aturan itu disebutkan agar komposisi penyelenggara Pemilu wajib memperhatikan keterwakilan perempuan dengan angka minimal 30 persen.
Sementara hingga saat ini, jumlah perempuan dalam DPRD Samarinda berdasarkan Pemilu 2019 lalu, tak sampai 10 orang. Bahkan presentase perempuan di kursi legislatif Kota Samarinda hanya berada sekitar 13 persen.
“Kami terus mendorong agar perempuan di Samarinda bisa terjun ke dunia politik. Supaya kebijakan-kebijakan yang dibuat, bisa mendukung peranan perempuan ke depannya,” demikian Laila. (MR/ADV)






