DPRD Samarinda Nilai Mahasiswa Punya Peran Strategis dalam Pengawasan Kebijakan Publik
Garda.co.id, Samarinda – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti mendorong mahasiswa untuk aktif berkontribusi dalam mengawal arah pembangunan di daerah. Ia menilai, mahasiswa dapat menjadi penggerak perubahan sekaligus memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak pada rakyat
Puji mengatakan, mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai pengkritik kebijakan, tetapi juga dapat berperan dalam mengawasi pelaksanaan program pemerintah dan memberikan saran yang membangun.
“Mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Mereka tidak hanya mengkritisi, tetapi juga bisa ikut mengawal dan mengawasi agar kebijakan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Ia menilai, peran kontrol sosial mahasiswa dapat membantu memperkuat fungsi DPRD dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
Menurut Puji, gagasan, kajian, dan kritik dari kalangan akademik mampu memperluas perspektif dalam penyusunan kebijakan. Ia menegaskan, pembangunan tanpa pengawasan dapat berpotensi tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, keterlibatan mahasiswa dan akademisi menjadi hal yang perlu diperkuat guna menciptakan pemerintahan yang lebih transparan dan dapat akuntabel.
“DPRD hadir karena mendapat amanah dan kepercayaan dari masyarakat. Karena itu, kritik dan pengawasan dari mahasiswa menjadi hal yang positif untuk memastikan amanah tersebut dijalankan dengan baik,” ungkapnya.
Selain mengawasi kebijakan publik, mahasiswa juga diharapkan berperan aktif dalam mengangkat isu-isu yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pembuat kebijakan. Melalui aktivitas seperti edukasi, riset, dan advokasi, mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi warga sekaligus membantu mencari solusi atas berbagai persoalan sosial.
“Mahasiswa harus tetap kritis dan hadir di tengah masyarakat. Mereka bisa menjadi mitra dalam mengawal berbagai persoalan sosial sekaligus memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Ia berharap sikap kritis dan fungsi pengawasan mahasiswa tetap dijaga, sehingga dapat mendukung pembangunan yang lebih responsif, partisipatif, serta berfokus pada kesejahteraan masyarakat Samarinda. (Ngl/Adv/DPRDSamarinda)






