Aplikasi Pantau BPKB Etam Diapresiasi DPRD Kukar, Aini Faridah Tekankan Manfaat untuk Warga Terpencil
Garda.co.id, Tenggarong– Peluncuran aplikasi Pantau BPKB Etam oleh Satlantas Polres Kutai Kartanegara (Kukar) pada Jumat malam, 6 Juli 2025, membawa angin segar bagi upaya peningkatan pelayanan publik berbasis digital di daerah. Bertempat di Taman Tanjong Tenggarong, acara ini menjadi simbol semangat baru menuju pelayanan kepolisian yang lebih mudah diakses masyarakat luas.
Salah satu yang hadir dan memberikan tanggapan positif adalah Wakil Ketua III DPRD Kukar, Aini Faridah. Ia menyambut baik kehadiran inovasi ini, seraya menekankan pentingnya keberlanjutan layanan agar manfaatnya tidak berhenti di peluncuran semata.
“Dengan kondisi geografis Kukar yang luas dan tersebar di 20 kecamatan, aplikasi seperti ini sangat relevan. Warga tak perlu jauh-jauh datang ke Tenggarong hanya untuk mengecek BPKB. Ini tentu membantu, terutama bagi masyarakat di pedalaman,” ujarnya.
Bagi Aini, digitalisasi layanan bukan sekadar gaya-gayaan atau mengikuti tren. Yang terpenting adalah bagaimana teknologi itu menyentuh langsung kebutuhan rakyat, apalagi bagi mereka yang selama ini terpinggirkan akses.
Ia pun mengingatkan bahwa aplikasi Pantau BPKB Etam harus benar-benar dikelola dengan komitmen pelayanan jangka panjang. “Kita tidak ingin inovasi seperti ini hanya berhenti di seremoni peluncuran. Implementasi yang konsisten jauh lebih penting,” kata politisi perempuan DPRD Kukar itu.
Aini juga mendorong agar pihak kepolisian dan pemerintah daerah aktif melakukan sosialisasi hingga ke desa-desa. Menurutnya, tak semua warga melek teknologi, sehingga edukasi dan pendampingan mutlak diperlukan agar aplikasi ini bisa diakses oleh seluruh kalangan.
“Harus ada pendampingan. Kalau hanya diluncurkan tanpa edukasi, maka manfaatnya akan dinikmati segelintir orang saja. Padahal semangatnya untuk semua,” tambahnya.
Lebih jauh, Aini menilai bahwa inisiatif Satlantas Polres Kukar ini sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan pelayanan publik yang lebih terbuka serta efisien. Ia berharap ke depan, akan lebih banyak inovasi yang lahir demi mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau konsisten dijalankan, aplikasi seperti ini akan mempercepat transformasi pelayanan publik kita. Ini langkah maju yang patut diapresiasi dan ditiru oleh sektor lain,” tuturnya.
Peluncuran Pantau BPKB Etam bukan sekadar momentum simbolis, melainkan panggilan untuk terus membumikan teknologi demi kepentingan masyarakat luas. Harapan Aini Faridah pun menggemakan suara banyak warga Kukar yang mendambakan pelayanan cepat, murah, dan mudah tak terkecuali bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat kabupaten. (Adv/fa)






