DPRD PPU

Anggota DPRD PPU Dorong Partisipasi Perempuan dalam Perencanaan Pembangunan di PPU

Garda.co.id, PPU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sujiati, kembali menegaskan pentingnya kehadiran perempuan dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Ia yakin bahwa pelibatan kaum perempuan tidak hanya memperkaya sudut pandang pengambilan keputusan, tetapi juga memperkuat kualitas pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sujiati menjelaskan bahwa perempuan memiliki cara pandang yang unik, sering kali lebih sensitif terhadap isu-isu sosial, adil, dan teliti dalam menyusun prioritas pembangunan. Pendekatan ini dapat melengkapi perspektif yang sudah ada sehingga hasil pembangunan menjadi lebih menyeluruh.

“Kami menilai partisipasi perempuan dalam pembangunan sangat penting, terutama dalam tahapan perencanaan. Kehadiran perempuan membawa keragaman ide dan memastikan bahwa setiap program yang diusulkan dapat menjangkau kebutuhan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Sujiati.

Sujiati mengungkapkan bahwa pembangunan yang berhasil bukan hanya tentang fisik infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat, terutama kaum perempuan, diberdayakan untuk mencapai kesejahteraan ekonomi.

Sujiati mendorong perempuan untuk aktif memantau dan terlibat dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD). Ia mengingatkan bahwa ADD sering kali memiliki porsi anggaran yang bisa dimanfaatkan untuk program pemberdayaan perempuan, asalkan usulan yang tepat diajukan.

“Saya mengimbau perempuan untuk lebih aktif berdiskusi dengan kepala desa. Dengan begitu, alokasi anggaran dapat benar-benar menyentuh kebutuhan dan aspirasi mereka, seperti pelatihan keterampilan, pembangunan fasilitas umum yang ramah perempuan, atau dukungan untuk usaha kecil,” tambahnya.

Sujiati mengakhiri pernyataannya dengan ajakan agar kaum perempuan tidak ragu mengambil peran aktif dalam pembangunan. Menurutnya, keterlibatan perempuan tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri, tetapi juga bagi kemajuan masyarakat secara keseluruhan.

“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Perempuan di Kabupaten PPU harus tampil di garis depan, berkontribusi dalam pembangunan, dan memastikan bahwa suara mereka didengar,” pungkas Sujiati. (adv/dprd/ppu/mr)

BACA JUGA :  Raup Muin Menekankan Pentingnya Pengelolaan Beasiswa yang Terstruktur

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Back to top button