DPRD KALTIMPariwara

PSU Telah Selesai Dilaksanakan, Ekti Harap Sinergi Pemda Dan Pemprov Dapat Terjadi

Garda.co.id, Samarinda – Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan Kepala Daerah Mahakam Ulu (Mahulu) yang dilaksanakan KPU telah selesai dilaksanakan pada 24 Mei lalu.

Yohanes Avun – Juan Yenau (Paslon 1), Novita Bulan – Artya Fathra Marthin (Paslon 2), Angela Indang Belawan – Suhuk (Paslon 3) ketiga calon tersebut merebuti kursi nomor 1 di Mahulu.

Sebelumnya Mahkama Konsitusi Republik Indonesia (MKRI) mendiskualifikasi paslon nomor 3 Omena Mayang Shari – Stanislaus Liah akibat keterlibatan bupati aktif dalam mendukung pasangan tersebut.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel menanggapi setelah diadakan PSU Pilkada Mahulu. Walaupun sudah keliatan pemenangnya melalui perhitungan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tapi dirinya tetap menunggu keputusan resmi dari instansi penyelanggara pemilu.

“Kemarin tgl 24 psunya sudah yah seperti yang kita liat paslon 03 yah menang jadi kita tetap menunggu pleno kpu dan segala macam,” terangnya.

Dengan pemerintah yang terbaru bagi tubuh Mahulu. Ekti berharap Pemerintah Mahulu dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dalam memajukan daerah yang selama ini kurang disentuh.

“Harapan kita apalagi ini kan dapil saya, pemerintah mahakam ulu itu terbuka dengan provinsi,” ucapnya

Ekti mengatakan apa yang menjadi kebutuhan Mahulu untuk bisa dikoordinasikan dengan Pemprov karena yang mengatur teknis dan kebutuhan Mahulu pemerintah daerah lah yang melaksanakan.

“Karna apapun yang di bantu ke mahulu, prosesnya pemerintah mahulu lah yang melaksanakan,” ungkapnya

Dirinya mencontohkan ketika Pihaknya di Provinsi memberi bantuan di sektor pertanian ke Mahulu. Namun, Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) yang mengetahui hanya pemerintah daerah setempat,  sehingga ketika tidak adanya koordinasi antara pemerintah maka bantuan itu akan tidak tepat sasaran.

BACA JUGA :  Soft Launching Aplikasi Trace Report, Bekerja Dimana Saja Laporkan Kapan Saja

“Contoh kita bantu pupuk untuk petani CPCLnya kan itu dinas pertanian mahulu, dari perkebunan atau pertanian provinsi ndak bisa apa apa kalau yang terimanya tidak ada,” tandasny

“Maksud saya bersinergi itu seperti itu tidak ada yang lain komunikasi,” timpal Ekti mencontohkan bentuk sinergi yang bisa dilakukan antara Pemerintah. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

Back to top button