DPRD KALTIMPariwara

Sabaruddin Harap Keterlibatan Seluruh OPD Dalam Menyusun Prognosis APBD

Garda.co.id, SAMARINDA – Penyusunan anggaran terhadap prognosis perubahan APBD 2025 dan Rancangan APBD mendapat sorotan dari Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sabaruddin Panrecalle. Dirinya mengatakan bahwa dalam penyusunan prognosis perlunya keterlibatan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Lanjut Sabaruddin, penyusunan APBD bukanlah tugas Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) semata melainkan tugas seluruh OPD sehingga anggaran tepat sasaran.

“Prognosis yang kita sampaikan ada beberapa tahapan. Sebetulnya ini bukan BPKAD, harusnya hampir seluruh OPD kita lakukan bersama-sama,” ucapnya setelah rapat beberapa beberapa waktu lalu.

Dirinya menyampaikan setiap OPD memiliki kebutuhan berbeda beda mulai dari program hingga indikator kerjanya, sehingga keterlibatan seluruh OPD jadi kunci penting.

Sabaruddin menyayangkan ketidakhadiran Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim dalam merumuskan prognosis pendapatan daerah

“Tidak salah Komisi II jika meminta penjelasan yaitu terkait hari ini prognosisnya sejauh mana. Namun, kami sayangkan bahwa kepala Bapenda tidak bisa hadir,” ucap Sabaruddin.

Ketidakhadiran itu, menurutnya, menghambat upaya pendalaman terhadap aspek pendapatan daerah yang sangat krusial.

Sabaruddin juga mensesalkan belum lengkapnya data realisasi anggaran dari BPKAD, dirinya menegaskan bahwa keakuratan data adalah pondasi utama dalam mengambil keputusan anggaran ke depan.

Oleh karena itu, kehadiran langsung OPD dalam rapat kerja bukan sekadar kewajiban, tapi kunci penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas informasi yang disampaikan.

“Kita berharap nantinya teman-teman dinas yang mewakili kepala dinasnya, bisa menyampaikan hasil RDP dengan lengkap dan akurat,” tekannya (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  Bupati Berau, Paparkan Realisasi Pendapatan dan Proyeksi Selama Tahun 2021.
Back to top button