DPRD KALTIMPariwara

Kelangkaan BBM Di Balikpapan, Sigit Mempertanyakan Kinerja Pertamina

Garda.co.id, Samarinda – Beberapa waktu lalu, Balikpapan kota yang selama ini dijuluki Kota Minyak diguncang oleh kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sejumlah SPBU lumpuh diserbu warga, antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer, dan keresahan merayap ke setiap sudut kota.

Warga rela menghabiskan waktu berjam-jam demi mendapatkan BBM, sebuah kebutuhan vital yang seharusnya mudah diakses di kota pengelola ratusan barel minyak per hari. Ironisnya, julukan Kota Minyak seolah kehilangan makna ketika kebutuhan dasar ini tak bisa terpenuhi.

Tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, krisis ini turut memukul sektor perekonomian lokal. Bisnis melambat, distribusi terganggu, dan rasa frustrasi pun merebak.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur, Sigit Wibowo, menyatakan bahwa PT. Pertamina Patra Niaga harus bertanggung jawab atas krisis ini. Dirinya mendesak adanya solusi konkret agar kejadian serupa tak kembali terulang.

“Iya artinya meminta pertamina untuk bertanggung jawab penuh terhadap kesalahan mereka ko bisa langkah,” terangnya saat di temui sehabis Rapat Paripurna pada Jum’at (23/04/2025)

Sigit menegaskan, sebagai salah satu kota pengelola minyak terbesar di Indonesia, Balikpapan tak boleh lagi mengalami kelangkaan BBM seperti ini.

Dirinya mengingatkan pentingnya langkah serius agar pasokan bahan bakar di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan, selalu terjaga dan tak menimbulkan gangguan bagi masyarakat di masa depan.

“Kedepannya jangan sampai lagi terjadi Kelangkaan BBM di balikpapan secara umum di kalimantan timur,” tandasnya (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  Jadi Akses Vital, Subandi Menyayangkan Pembangunan Akses Bandara APT Pranoto Alami Penundaan.
Back to top button