DPRD Kukar Dorong Transparansi dan Pengawasan di Pondok Pesantren
Garda.co.id, Tenggarong– Sekretaris Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham, menekankan pentingnya pengawasan dan transparansi di pondok pesantren.
Menurutnya, pondok merupakan lembaga strategis dalam membina karakter dan ilmu pengetahuan anak-anak.
“Sebagai alumni pesantren, saya memahami pendidikan di pondok sangat lengkap. Namun, kejadian kurang baik bisa merusak reputasi pondok dan menimbulkan trauma bagi siswa,” ujar Idham, Senin (18/08/2025).
Idham menekankan, setiap kegiatan di pondok pesantren sebaiknya diketahui orang tua agar kepercayaan tetap terjaga. Transparansi menjadi kunci agar masyarakat yakin anak-anaknya belajar di lingkungan yang aman.
“Pondok pesantren harus lebih terbuka, agar tidak ada keraguan. Ini juga bagian dari upaya DPRD menjaga kualitas pendidikan nonformal,” tambahnya.
Ia menegaskan, DPRD Kukar berperan memastikan lembaga pendidikan, termasuk pondok, tetap memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan siswa.
Pengawasan yang baik juga mencegah kejadian yang bisa menurunkan kepercayaan masyarakat.
Idham berharap, kolaborasi antara DPRD, pengurus pondok, dan orang tua dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan karakter anak.
“Kebaikan DPRD terlihat dari kepedulian kami terhadap pendidikan pesantren, memastikan anak-anak mendapat pembinaan akhlak dan ilmu yang maksimal,” katanya.
Selain itu, Idham menyarankan agar setiap pondok memiliki mekanisme pengawasan internal dan laporan rutin kepada orang tua. Hal ini juga dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain.
Dengan perhatian DPRD Kukar, Idham optimistis pondok pesantren dapat tetap menjadi lembaga unggulan, membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan berprestasi. (Adv/fa)






