DPRD PPU Giatkan Upaya Cegah Perundungan di Sekolah
Garda.co.id, PPUÂ – Perundungan di sekolah menjadi perhatian serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Meningkatnya jumlah kasus perundungan yang memengaruhi kesehatan mental dan proses pembelajaran siswa mendorong DPRD untuk memperkuat pengawasan serta perlindungan terhadap siswa-siswi di wilayah tersebut.
Anggota DPRD PPU, Thohiron, menekankan pentingnya pengawasan ketat dari pihak sekolah, serta keterlibatan aktif orang tua dalam pencegahan perundungan.
“Terkait perundungan ini, selain pengawasan dari orang tua, pengawasan dari guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah juga harus maksimal,” ujar Thohiron.
Ia juga menyoroti peran penting guru BK dalam mengidentifikasi dan menangani kasus perundungan di lingkungan sekolah.
“Guru BK memiliki peran vital dalam mendeteksi tanda-tanda perundungan sejak dini dan mencegah terjadinya eskalasi yang bisa berbahaya bagi kesehatan mental siswa,” tambah Thohiron.
Pengawasan yang lebih proaktif dan komunikasi terbuka antara guru dan siswa, menurut Thohiron, dapat memudahkan dalam mendeteksi permasalahan yang muncul di kalangan siswa dan mengurangi angka perundungan yang terjadi di sekolah. Thohiron juga menyarankan agar siswa yang menjadi korban perundungan tidak takut untuk melapor dan mencari bantuan.
“Kami ingin anak-anak paham bahwa mereka tidak sendirian. Ada dukungan dari sekolah, orang tua, dan pihak berwenang yang siap membantu,” ujarnya. (adv/dprd/ppu/mr)






