DPRD PPU

DPRD PPU Ajak Masyarakat Saling Menghargai untuk Cegah Konflik Sosial

Garda.co.id, PPU – Menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman budaya dan latar belakang masyarakat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor, mengimbau agar seluruh elemen masyarakat saling menghargai dan menjaga hubungan baik antarwarga, baik yang berasal dari daerah setempat maupun pendatang.

Syahruddin menekankan pentingnya rasa saling menghormati, baik terhadap adat istiadat lokal maupun terhadap budaya yang dibawa oleh pendatang.

“Kami berharap seluruh masyarakat, baik warga lokal maupun pendatang, saling menghormati adat istiadat di daerah ini. Dengan saling menghormati, konflik sosial bisa kita hindari,” ujar Syahruddin.

Sebagai wilayah yang kini berusia 22 tahun, Syahruddin mengajak masyarakat PPU untuk kembali memperkuat hubungan sosial yang telah terbina. Ia mengingatkan bahwa keberagaman budaya dan latar belakang yang ada di PPU merupakan kekayaan yang sangat berharga, yang perlu dirawat dengan kesadaran kolektif.

“Keberagaman kita adalah kekuatan. Namun, agar keberagaman tersebut tidak menjadi sumber perpecahan, kita harus bersatu dalam menjaga toleransi dan saling menghargai,” tambahnya.

Syahruddin juga mengungkapkan bahwa dalam era digital saat ini, media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam memengaruhi pola pikir dan persepsi masyarakat. Dengan hampir semua orang memiliki akses ke platform online, ia menekankan pentingnya literasi digital sebagai langkah preventif dalam menghindari penyebaran informasi yang salah dan dapat memicu konflik.

“Saat ini, hampir semua orang memiliki akses ke media sosial. Maka dari itu, kita harus bisa memilah informasi dengan bijak untuk menghindari konflik sosial yang bisa timbul dari informasi yang tidak tepat,” ungkapnya.

Menurut Syahruddin, literasi digital yang baik akan membantu masyarakat PPU memahami dan mengevaluasi informasi yang diterima dengan lebih kritis. Dengan sikap bijak dalam menyaring informasi, masyarakat tidak akan mudah terprovokasi oleh berita hoaks atau isu yang tidak berdasar yang dapat memecah belah keharmonisan sosial.

BACA JUGA :  Sujiati Dorong Pemkab PPU Gencar Gelar Pencegahan Perundungan di Sekolah

Syahruddin juga menegaskan dukungan penuh DPRD PPU terhadap pemerintah daerah dalam upaya merevitalisasi kehidupan sosial yang lebih harmonis dan damai di masyarakat.

“Kami siap mendukung program-program yang dapat memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat yang beragam ini,” tambahnya.

Syahruddin mengimbau agar masyarakat tidak mudah terhasut oleh informasi yang beredar di media sosial, terutama yang belum jelas kebenarannya.

“Kita harus cerdas dalam memilih informasi, jangan mudah terpengaruh oleh berita yang belum tentu benar. Kepercayaan pada sumber informasi yang kredibel dan sikap skeptis terhadap isu negatif adalah cara terbaik untuk menjaga stabilitas dan ketenangan di masyarakat,” ujar Syahruddin.

Dengan saling menghargai, menjaga kedamaian, dan menyaring informasi dengan bijak, Syahruddin berharap masyarakat PPU dapat menciptakan suasana yang kondusif untuk pembangunan dan kemajuan daerah.

“Dengan saling menghargai dan tidak mudah terhasut oleh berita yang belum tentu benar, kita bisa menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan dan kemajuan Kabupaten PPU,” pungkasnya. (adv/dprd/ppu/mr)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Back to top button