DPRD Kukar Dorong Pelatihan Keterampilan bagi Generasi Muda di Wilayah Hulu
Garda.co.id, Tenggarong– Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Dapil VI, Sopan Sopian, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya generasi muda di wilayah hulu seperti Kecamatan Muara Muntai dan sekitarnya.
Ia menyampaikan, pelatihan keterampilan menjadi alternatif penting bagi anak-anak muda yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Sekarang ini saya sedang memprogramkan pelatihan-pelatihan bagi anak-anak muda, seperti pelatihan satpam, alat berat, hingga keterampilan di bidang IT seperti aplikasi komputer dan perbaikan elektronik seperti HP,” ujarnya, Jumat (22/08/2025).
Menurut Sopan, pelatihan tersebut memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk memiliki keterampilan yang langsung dapat diaplikasikan di dunia kerja.
“Tidak semua anak muda di Kukar memiliki kesempatan kuliah, makanya pelatihan ini menjadi jalur alternatif yang sangat penting,” jelasnya.
Pada tahun sebelumnya, Sopan mengungkapkan, pihaknya telah melaksanakan pelatihan satpam bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar. Program tersebut berhasil melatih sebanyak 36 peserta dari berbagai desa dan kecamatan.
“Tahun ini target kita sebanyak 52 orang. Peserta diambil dari seluruh desa, termasuk yang ada di Kecamatan Kota Bangun. Biaya per orang sekitar Rp 6 juta, dan itu kita fasilitasi penuh,” terangnya.
Politikus ini menekankan bahwa tujuan pelatihan bukan hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi bagi peserta.
“Bagi mereka yang tidak bisa kuliah, harus kita dorong lewat pelatihan seperti ini. Baik itu alat berat, perbengkelan, maupun elektronik. Jadi mereka punya skill, bisa mandiri, tidak melulu berharap jadi PNS atau honorer,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pelatihan agar peserta tidak hanya bekerja untuk diri sendiri, tetapi juga bisa membuka peluang bagi orang lain.
“Yang lebih bagus lagi kalau mereka setelah pelatihan bisa buka usaha sendiri, punya anak buah, jadi pengusaha kecil di bidangnya. Itu baru benar-benar kemandirian,” imbuh Sopan.
Menurutnya, dukungan pemerintah dan DPRD sangat penting agar program pelatihan ini berkelanjutan dan menjangkau seluruh generasi muda di wilayah hulu Kukar. Dengan begitu, potensi SDM daerah dapat terus berkembang secara merata.
Sopan berharap, pelatihan keterampilan ini dapat menjadi model bagi program pemberdayaan pemuda di desa-desa lainnya, sehingga semakin banyak generasi muda Kukar yang memiliki keterampilan praktis dan mandiri secara ekonomi. (Adv/fa)






