Ragam

Jalan Baru Perdau-Tepian Langsat Resmi Dibuka, Rudy Mas’ud Bidik Rute Sangatta–Simpang Perdau

Garda.co.id, SAMARINDA – Akses baru untuk memperlancar konektivitas di Kutai Timur resmi dibuka. Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud meresmikan Jalan Pengalih Permanen (JPP) ruas Simpang Perdau–Tepian Langsat, Rabu (19/8/2026).

Jalan sepanjang 18,6 kilometer tersebut dibangun sebagai jalur pengganti untuk memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Peresmian dilakukan Rudy Mas’ud bersama Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman serta Presiden Direktur dan CEO PT Kaltim Prima Coal (KPC) Muhammad Rudy.

Rudy Mas’ud mengapresiasi perusahaan dan kementerian terkait yang terlibat dalam pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, akses jalan yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

“Jalan ini seperti urat nadi. Kalau tersumbat, berbagai persoalan bisa muncul. Begitu juga dengan jalan,” kata Rudy saat peresmian.

Rudy juga meminta perusahaan segera melengkapi ruas jalan tersebut dengan penerangan demi meningkatkan keselamatan pengguna. Kepolisian turut diminta melakukan pengawasan secara rutin untuk mencegah aksi balap liar maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan.

Tak hanya meresmikan JPP Simpang Perdau–Tepian Langsat, Rudy juga mendesak KPC segera melanjutkan pembangunan jalan pengganti untuk rute Sangatta–Simpang Perdau sepanjang sekitar 14 kilometer.

Menurutnya, pembangunan jalur tersebut perlu segera dilakukan lantaran masih terdapat sejumlah titik longsor di jalur lama yang dapat mengganggu keselamatan dan kelancaran mobilitas.

“ KPC juga harus segera membangun jalan pengganti selanjutnya untuk rute Sangatta–Simpang Perdau, sekitar 14 kilometer,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Rudy menyebut pembangunan jalan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Ia menilai konektivitas menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah.

BACA JUGA :  Pengumuman, IPA Gunung Lingai Akan Dikuras

“Jalan tersebut dibangun selama dua tahun oleh PT Wijaya Karya (Wika) dengan standar jalan nasional. Jalan itu juga telah melalui audit dan verifikasi keselamatan,” terangnya.

Secara keseluruhan, trase jalan mencapai 22,05 kilometer yang terdiri atas 3,45 kilometer Jalan Pengalih Sementara dan 18,6 kilometer Jalan Pengalih Permanen.

JPP sepanjang 18,6 kilometer tersebut terdiri dari 12,85 kilometer konstruksi rigid pavement dan 5,35 kilometer menggunakan konstruksi cakar ayam modifikasi.

Pembangunan juga mencakup Jembatan Kanguru atau underpass sepanjang 40 meter yang dilengkapi 24 box culvert.

Usai diresmikan, ruas jalan yang menghubungkan Simpang Perdau dan Tepian Langsat tersebut langsung dimanfaatkan masyarakat.

Back to top button