Sani Luncurkan Platform Digital, Masyarakat Kini Tak Perlu Tunggu Pertemuan Sampaikan Aspirasi
Garda.co.id, SAMARINDA – Anggota DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain meluncurkan platform digital guna menjangkau aspirasi maupun keluhan masyrakat.
Platform Sani mendegar diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi tanpa menunggu agenda formal seperti reses.
Sani menilai, perkembangan teknologi saat ini harus dimanfaatkan dengan positif salah satunya perluasan akses masyrakat dalam menyampaikan permasalahan di lingkungannya.
“Di tengah perkembangan era digital, masyarakat membutuhkan cara yang lebih mudah dan cepat untuk menyampaikan aspirasi. Karena itu kami menghadirkan aplikasi dan website Sani Mendengar sebagai media komunikasi yang lebih praktis,” ungkapnya.
Meski demikian, dirinya menekankan bahwa kegiatan reses tetap menjadi prioritas dalam mejaring kebutuhan masyarakat. Namun, kehadiran platform digital yang diinisiasiinya memungkingkan masyarakat menyampaikan usulan dalam waktu kapan pun.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengirimkan berbagai masukan, mulai dari kritik, saran, hingga laporan mengenai persoalan yang terjadi di lingkungan mereka. Aspirasi yang diterima nantinya dalam Sani mendengar, akan menjadi pertimbangan dalam menjalankan fungsi legislasi.
“Semua aspirasi yang masuk akan kami pelajari dan jadikan bahan dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, komunikasi tidak hanya berlangsung saat reses, tetapi bisa dilakukan setiap saat,” ujarnga.
Sani juga menilai tingginya penggunaan internet dan telepon pintar membuka peluang untuk meningkatkan partisipasi publik, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan layanan digital.
Pemamfaatan teknologi juga diharapkan dapat meciptakan hubungan yang intens antara masyasakat dan juga wakil rakyat. Kehadiran platform ini juga dapat mempercepat penyampaian informasi yang kurang mendapatkan perhatian pemerintah daerah.
“Kami ingin seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi. Semoga melalui platform ini komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi lebih mudah, terbuka, dan responsif,” tandasnya. (Dry/Adv/DPRDSamarinda)






