DPRD SamarindaPariwara

Iswandi Minta Koperasi Merah Putih Harus Berdampak Nyata Bagi Perekonomian Desa

Garda.co.id, SAMARINDA – DPRD Kota Samarinda mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak menimbulkan persaingan dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), melainkan mengisi dengan barang kebutuhan masyarakat sepeti LPG subsidi.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menyampaikan pemerintah harus menentukan arah usaha koperasi. Kehadiran koperasi Merah Putih jangan mengikuti bisnis usaha yang dilakukan masyarakat seperti usaha ritel ataupun apotek.

“Kalau bisa koperasi diarahkan menjadi penyalur LPG 3 kilogram. Dengan begitu, distribusinya bisa menjangkau hingga tingkat RT dan manfaatnya lebih dirasakan masyarakat,” sebutnya.

Iswandi menilai distribusi gas subsidi masih menjadi salah satu persoalan yang sering dikeluhkan masyarakat. Dengan kehadiran koperasi merah putih penyaluran LPG lebih memudahkan masyarakat dan pasokan ketersediaan gas lebih mudah dijangkau dibanding para ritel.

Selain itu, dirinya mengusulkan agar seluruh Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan tidak bekerja sendiri-sendiri. Menurutnya, pembentukan konsorsium antarkoperasi akan membuat kapasitas usaha menjadi lebih kuat, apalagi jika setiap koperasi memperoleh dukungan modal sekitar Rp3 miliar.

Iswandi mengatakan jika kolaborasi dilakukan maka dapat membuka peluang usaha lebih besar lagi termasuk jaringan distribusi dan fasilitas pengisian LPG

“Kalau koperasi bergabung dalam satu konsorsium, kekuatannya tentu lebih besar. Bahkan ke depan bisa saja mengembangkan fasilitas pengisian LPG sendiri sehingga manfaatnya semakin luas,” imbuhnya.

Lanjut Iswandi, Pemerintah Kota Samarinda harus menyiapkan konsep yang matang sebelum koperasi tersebut dijalankan., Koperasi Merah Putih harus memiliki arah usaha yang jelas dan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Keberadaan koperasi tersebut jangan hanya sebagai progam nasional, namun juga sebagai pendukung dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Jangan sampai hanya menjadi program formalitas. Yang terpenting adalah koperasi ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, baik melalui penyaluran LPG subsidi maupun penguatan ekonomi di tingkat kelurahan,” tandasnya. (Dry/Adv/DPRDSamarinda)

BACA JUGA :  Komisi III Tanggapi Rencana Pembangunan SPBU untuk ASN
Back to top button