Hukum

Meski Lama, Kasus Cabul Kakek Tiri di Balikpapan, Naik P21

Garda.co.id, Balikpapan – Kasus pencabulan yang menimpa, MS (11) yang dilecehkan oleh kakek tirinya saat dirinya berusia 9 tahun, kini telah masuk tahap P21 atau pelimpahan berkas ke kejaksaan.

Hal ini dibenarkan oleh Siti Sapurah, Penasihat Hukum korban saat dihubungi tadi, melalui sambungan telepon. Sebab dari informasi yang diterima tahap pelengkapan berkas sudah selesai sejak kemarin.

“Iya (betul) sudah tahap P21, kemarin saya terima informasinya dari penyidik,” ujar wanita yang akrab disapa Ipung ini ketika dikonfirmasi, Sabtu (19/3/2022).

Selain itu, saat ditanya mengenai tahap dua dari kasus ini, Siti Sapurah yang biasa di sapa Ipung itu juga mengatakan sudah dilakukan sejak siang tadi.

Artinya syarat pengungkapan mengenai kasus pencabulan ini sudah dipenuhi seluruhnya oleh pihak kepolisian. Selanjutnya berkas perkara dan tersangka, kata dia, akan dikirim ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Kaltim.

“Jadi berkasnnya sudah lengkap semua, tadi siang saya terima informasi lagi sudah tahap juga,” tutur dia.

Sementara itu berdasarkan runut waktu penanganan kasus itu, mengenai rentan waktu penyelesaian berkas setelah penetapan tersangka, selama 4 bulan.

Ipung mengungkapkan, jika batas penahanan tersangka sampai dengan tanggal 27 Maret 2022. Atau sekitar 1 minggu 3 hari lagi.

Beruntung sebelum mendekati kadaluwarsa waktu tersebut berkas perkara tersangka sudah dinyatakan lengkap dan akan menjalani persidangan.

“Itu masa penahanan dari kepolisian tinggal beberapa hari lagi, karena sudah lengkap untuk sidang masa penahanannya nanti dari persidangan,” jelas dia.

Meski sempat mandek dan kembali berjalan, rupanya korban dan keluarganya sempat menjalani proses pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) dengan penyidik di Bali.

Ibunda korban merasa tak aman dan kurang nyaman, sehingga menginginkan proses BAP dilakukan di samping Ipung. Akhirnya ia pun memboyong putrinya kecilnya itu ke Bali.

BACA JUGA :  Dituntut Ganti Rugi Rp 700 Juta, PT MHU Akan Sampaikan Terlebih Dahulu ke Manajemen Pusat

Diketahui pengambilan keterangan tersebut dilakukan pada 22 Desember 2021 lalu. Hingga akhirnya dapat berproses dan kini sudah tahap P21. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + = 11

Back to top button