Disdamkar Samarinda Himbau Masyarakat Untuk Tingkatkan Waspada Kebakaran Selama Bulan Ramadan
Garda.co.id, Samarinda – Bulan Ramadan tinggal menghitung hari, namun banyak aspek aspek yang harus ditingkatkan seperti waspada bahaya kebakaran. Hal ini di karenakan tingginya aktivitas masyarakat di malam hari selama Bulan Ramadan.
Melihat hal tersebut, Kepala bidang Pemadam dan Penyelamatan Dinas pemadam kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, M. Teguh Setiawardana melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tidak meninggalkan kompor yang lagi digunakan dan selalu memastikan kompor telah mati sehabis menggunakan.
“Terkadang kompor masih menyala dan ditinggalkan begitu saja, ini sangat berbahaya, apalagi saat salat tarawih. Matikan dulu jaringan listrik yang tidak digunakan, karena selama ini pemicu kebakaran adalah korsleting listrik,” ucapnya.
Dirinya juga mengungkapkan beberapa penyebab kebakaran yang kerap terjadi seperti korsleting listrik, kompor gas maupun pembakaran sampah.
“Periksa instalasi listrik di rumah, hindari kabel rusak atau sambungan listrik yang berlebihan karena dapat memicu korsleting,” sambungnya.
Teguh juga membeberkan faktor tambahan terjadinya kebakaran selama Bulan Ramadan yakni petasan yang kerap dimainkan anak anak di area padat penduduk
“Jika anak-anak bermain, perlu diawasi orang tua karena mereka tidak mengerti bahayanya,” tuturnya.
Lanjut, Teguh mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan relawan yang ada di Kota Samarinda serta akan melakukan pelatihan untuk meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi musibah kebakaran.
Sebagai Informasi, Disdamkar Kota Samarinda tidak hanya menangani musibah kebakaran, tetapi juga menangani beberapa kejadian seperti penyelamatan hewan, penyelamatan orang tenggelam, serta penanganan mobil terperosok.
“Apalagi menjelang Lebaran saat pulang kampung, sebaiknya dipastikan lampu dinyalakan di teras, air dimatikan, dan kompor gas dilepas. Rumah juga dititipkan ke tetangga sebelah agar bisa membantu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Akhir, Teguh menghimbau untuk setiap rumah memiliki alat pemadam api ringan (APAR) sehingga dapat membantu memadamkan api sejak dini.






