Ragam

Bangun Karakter Generasi Muda, HMI Samarinda Gelar LKP

Garda.co.id, SAMARINDA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda periode 202-2023 gelar kegiatan Latihan Kepemimpinan Pemuda sebagai wujud dari kepedulian terhadap generasi bangsa di Provinsi Kalimantan Timur.

Ketua Panitia Latihan Kepemimpinan Pemuda, Sahrul Ramadhana mengatakan bahwa ia menila bahwa upaya ini sebagai pengantar ilmu bagi peserta serta melatih siswa untuk berpikir kritis sejak dini.

Karena menurutnya Pemuda memiliki visi yang besar dalam menjalankan perubahan yang lebih baik kepada masyarakat, yaitu visi pendidikan dan pelestarian seni dan budaya lokal.

“Penting bagi kita menjaga kewarasan bagi setiap generasi bangsa, itu alasan kita mengadakan LKP ini untuk melatih mereka sejak masih menjadi siswa,” ungkapnya saat usai kegiatan, Minggu (6/8) di Ruang Lecture Theater Gedung Prof. Masyaja Universitas Mulawarman.

Sahrul mengatakan bahwa setiap peserta ini diikui oleh siswa tataran SMA/SMK/MA di Kota Samarinda. Sebab menurutnya siswa di kalangan tersebut yang nantinya akan merasakan bangku perkuliahan dan pikirannya yang dianggap sudah lebih dewasa.

“Sengaja kita pilih SMK/SMK/MA karena pikiran mereka cenderung dewasa dan yang sudah mau lulus dan kuliah,” ucapnya.

Mahasiswa Teknik Unmul ini mengungkapkan terimakasihnya kepada sekolah yant mengirimkan delegasinya untuk mengikuti LKP yang digelar oleh HMI Samarinda.

“Kita juga ucapkan terimakasih kepada sekolah yang sudah mengirimkan dan yang tidak mengirimkan karena acara berjalan lancar dan sukses,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan HMI Samarinda Fahry Krisna Alchantara mengatakan bahwa pemuda dituntut memiliki sikap responsif dan kreatifadaptif. Menurutnya, Sikap responsif dan kreatif-adaptif merupakan hal yang diperlukan dalam menjaga kelangsungan dan meningkatkan kualtias maupun taraf kehidupannya maka dari itu memungkinkan generasi muda menyadari kondisi diri, mengetahui kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri sendiri, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya, serta secara antisipatif mampu melihat kecenderungan perubahan di masa mendatang.

BACA JUGA :  Kolaborasi Polres Kukar dan Barmuda Gelar Sunatan Massal Gratis

“Sedangkan sikap kreatif-adaptif memungkinkan generasi muda mapu menyikapi dan mengambil peran terhadap perubahan yang sedang terjadi, salah satunya dengan mengaja mereka diskusi maka wawasan mereka akan terbangun,” ungkapnya.

Kendati demikian, HMI Samarinda melakukan pelatihan agar mampu mentransformasikan gagasan maupun tindakan yang bermuara pada rumusan cita-cita kemerdekaan Indonesia. Seperti yang diprediksikan Ibnu Khaldun dalam mendeskripsikan ciri-ciri dari masyarakat yang memiliki peradaban yang tinggi. Salah satu dari tiga syarat utamanya adalah masyarakat mutlak sudah memiliki kapasitas intelektual.

“Semakin besar kuantitas masyarakat intelektual, diharapkan mampu mengantarkan masyarakat,” jelas Fahry.

Salah satu peserta, Nadila asal SMK Negeri 1 Samarinda mengungkapkan jika kegiatan ini mamlu membuka wawasan berfikir ilmiah bahkan ini merupakan LKP yang ia ikuti kedua kalinya.

“Saya merasa berkembang saat ikuti LKP ini karena banyak materi bagus yang saya terima dan tidak saya dapatkan di sekolah,” imbuhnya.

Nabila mengaku ingin melanjutkan kuliah dengan menerapkan ilmu yang sudah ia terima saat sekolah dan saat mengikuti beberapa pelatihan non formal.

Back to top button