Sungai Mahakam Terus Dilintasi Kapal Batubara, Ananda Sebut Harusnya Berdampak Pada PAD Kaltim
Garda.co.id, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis menyampaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) seharusnya dapat maksimal dari aktivitas alur Sungai Mahakam yang hingga saat ini belum memberikan dampak yang berarti.
“PAD kita memang cukup tinggi dibandingkan daerah provinsi lain, rekan-rekan media bisa lihat. Tetapi menurut saya, dari sisi pendapatan, dari sisi aset dan BUMD, ini masih belum optimal. Kita harus optimalkan lagi,” ucapnya.
Ia menekankan bahwa Sungai Mahakam merupakan jalur distribusi utama dalam aktivitas pertambangan batu bara beberapa daerah di Kaltim.
“Kita punya aset yang panjang dan lebar, yaitu alur Sungai Mahakam. Setiap hari komoditas yang lewat bisa mencapai triliunan,” jelasnya
Harusnya ada yang bisa Kalimantan Timur dapatkan dari situ. Memang kewenangannya pusat, tapi kita harus bisa memaksimalkan untuk provinsi Kaltim,” lanjut Ananda.
Ia juga menyampaikan bahwa DPRD bersama sejumlah instansi terkait telah melakukan rapat untuk membahas langkah optimalisasi tersebut.
“Kemarin kita sudah rapat dengan KSOP, Pelindo, BMS, Dispub, dan juga Komisi II. Kita minta semua yang berkepentingan itu bisa lebih memaksimalkan potensi alur Sungai Mahakam untuk meningkatkan PAD Kalimantan Timur,” tuturnya.
Lanjut Ananda, jika alur Sungai Mahakam dapat dikelola dengan maksimal maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyrakat Kaltim.
“Harusnya bisa besar. Harusnya semua bisa gratis sekolah, gratis berobat. Infrastruktur juga harusnya tidak ada kekurangan. Kita punya aset luar biasa yang setiap hari dilewati ratusan kapal dengan komoditas bernilai tinggi. Pendapatan Kaltim dari sisi PAD seharusnya juga bisa lebih besar lagi,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)






