DPRD KukarPariwara

DPRD Kukar Soroti Kepiting Asal Tambak Kukar yang Kerap Diklaim Balikpapan

 

Garda.co.id, Tenggarong– Kutai Kartanegara (Kukar) dikenal memiliki lahan pertambakan terluas di Kalimantan Timur. Namun ironisnya, kepiting yang berasal dari tambak-tambak di Kukar justru lebih sering dikenal publik sebagai produk Balikpapan.

“Kepiting kita itu masuk di Balikpapan. Tapi tidak pernah disebut bahwa itu dari Kukar. Padahal kepiting ini berasal dari sini,” ujar Anggota Komisi I DPRD Kukar, Safruddin.

Menurut Safruddin, masalah utama terletak pada branding dan distribusi. Produk unggulan perikanan dari Kukar belum mendapatkan pengakuan yang semestinya karena tidak ada mekanisme kuat yang bisa menjaga keaslian asal-usul produk. Akibatnya, nama besar daerah lain justru ikut terangkat dari hasil bumi Kukar.

“Balikpapan itu tidak punya tambak. Yang ada di Kukar. Tapi kita yang punya, malah tidak disebut-sebut,” tambahnya.

Ia menilai, persoalan ini tidak bisa hanya dilihat dari sisi teknis perdagangan, tetapi juga menyangkut harga diri daerah.

Karena itu, Safruddin menekankan perlunya perhatian lintas sektor, termasuk dari Dinas Perikanan, Dinas Perdagangan, hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Dengan potensi perikanan yang besar, Kukar seharusnya mampu menata rantai distribusi secara lebih profesional sekaligus memperkuat branding produk lokal.

Hal itu dinilainya akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir serta nilai tambah ekonomi daerah.

“Kita harus punya sistem supaya produk Kukar dikenal sebagai milik Kukar,” tegasnya.

Dalam jangka panjang, lanjutnya, jika branding dan distribusi tidak dibenahi, Kukar bisa kehilangan peluang besar dalam meningkatkan pendapatan daerah.

Bahkan, UMKM lokal yang bergerak di sektor pengolahan hasil perikanan juga terancam tidak mendapatkan manfaat optimal dari potensi komoditas unggulan tersebut.

Dengan begitu, komoditas seperti kepiting tidak lagi “dibajak nama” oleh daerah lain, melainkan diakui sepenuhnya sebagai identitas kebanggaan Kukar. (Adv/fa)

BACA JUGA :  Bupati Kukar Buka Diklat Senkom Rescue se-Kaltim
Back to top button