Industri Perhotelan Tertekan Efisiensi Anggaran, Fuad Yakin Masih Bisa Bangkit
Garda.co.id, Samarinda – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto mulai terasa dampaknya di berbagai sektor, termasuk industri perhotelan.
Dulu, hotel-hotel sering menjadi tuan rumah bagi berbagai kegiatan instansi pemerintah, namun kini, kegiatan-kegiatan tersebut harus dikurangi. Perubahan ini menyebabkan pendapatan sektor perhotelan merosot, karena berkurangnya pemanfaatan fasilitas hotel oleh instansi pemerintah.
Menanggapi situasi ini, Fuad Fakhruddin, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, menyatakan bahwa kebijakan efisiensi anggaran bukanlah hal yang muncul secara mendadak, melainkan sudah diatur dalam Peraturan Presiden yang berlaku.
“Efisiensi ini sudah dituangkan dalam peraturan presiden, jadi suka tidak suka kita harus hadapi. Kita juga sudah pernah melalui situasi sulit seperti pandemi Covid-19. Tapi memang, masyarakat masih belum sepenuhnya memahami konteksnya,” terang Fuad.
Dirinya mencontohkan terkait isu yang sempat berkembang di tengah masyarakat terkait adanya pemangkasan anggaran pendidikan, termasuk beasiswa dan program KIP-K. Fuad menegaskan bahwa efisiensi anggaran pemerintah tidak berdampak langsung terhadap hak masyarakat atas pendidikan.
“Itu yang perlu kita luruskan. Beasiswa dan program pendidikan seperti KIP-K tetap berjalan, tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi. Penting bagi kita untuk memberikan pemahaman ini kepada masyarakat agar tidak terjadi disinformasi,” jelasnya.
Namun Fuad tetap optimistis sektor perhotelan masih bisa bertahan dengan pemasukan dari kegiatan lain di luar pemerintah. Menurutnya, kegiatan lokal atau internal tetap bisa digelar di hotel dalam daerah, tanpa harus keluar kota.
“Seperti di DPRD Kaltim, jika ada agenda internal atau kegiatan lokal, kami tetap bisa menggunakan fasilitas hotel di daerah. Ini justru menjaga perputaran ekonomi lokal dan mengurangi biaya,” tutup Fuad. (Dry/Adv/DPRDKaltim)






