Dorong Peningkatan Layanan di RSUD I.A. Moeis, DPRD Samarinda Nilai Berdampak Baik Bagi Masyarakat
Garda.co.id, SAMARINDA β DPRD Kota Samarinda dorong pengembangan layanan bayi tabung di RSUD I.A. Moeis Samarinda sehingga masyarakat tidak lagi bepergian ke luar daerah untuk mendapatkan layanan tersebut.
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Celni Pita Sari mengatakan rencana tersebut mulai dibahas bersama Pemerintah Kota Samarinda, termasuk kebutuhan teknis, peralatan, dan anggaran.
βKita juga berharap kita bisa mempunyai program bayi tabung. Ini tadi sudah kita rencanakan, kita juga bicara apa saja yang dibutuhkan,β jelasnya.
Menurutnya, layanan bayi tabung di Samarinda dapat membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan dan akomodasi, sekaligus memudahkan pasangan selama menjalani proses medis.
βKita lihat rencananya bagaimana dan biayanya berapa, sehingga nanti warga Samarinda khususnya tidak perlu jauh-jauh lagi untuk melakukan proses bayi tabung di luar daerah,β ucapnya.
Kehadiran pelayanan ini dapat memberikan manfaat bagi pasangan suami-istri yang tidak memiliki waktu luang lebih untuk keluar daerah dalam menjalankan program bayi tabung.
Celni menyebut program tersebut berpeluang masuk dalam perencanaan anggaran 2027. Namun, realisasinya tetap membutuhkan kajian mengenai kesiapan fasilitas, kebutuhan alat, serta standar pelayanan kesehatan.
βKalau bisa segera direalisasikan, mungkin di anggaran 2027, mumpung sekarang lagi masa perencanaan,β katanya.
Ia juga mengapresiasi peningkatan fasilitas kesehatan di Samarinda, termasuk pembangunan Gedung Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Instalasi Gizi, Laboratorium Kateterisasi Jantung di RSUD I.A. Moeis serta transformasi empat puskesmas.
Celni berharap peningkatan fasilitas tersebut turut diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan kepada masyarakat.
βSaya berharap fasilitasnya sudah ditunjang dengan baik. Semoga pelayanannya juga bisa jauh lebih baik,β imbuhnya.
Akhir, Celni berharap pengembangan layanan bayi tabung di Samarinda menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan layanan kesehatan sehingga masyarakat tidak perlu keluar daerah. (Dry/Adv/DPRDSamarinda)






