Dorong Destinasi Daerah, Hairendra Apresiasi dan Kawal Pengembangan Wisata di Kukar
Garda.co.id, Tenggarong– Pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di Kutai Kartanegara (Kukar), upaya pemerintah dalam membangun destinasi wisata mulai menunjukkan hasil positif. Hal ini mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kukar Komisi III, Hairendra, yang menyebut langkah pemerintah sudah berada di jalur yang tepat.
Menurut Hairendra, sejumlah taman dan ruang publik yang dibangun dalam beberapa tahun terakhir menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Keberadaan taman-taman tersebut tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga memberi ruang hiburan dan rekreasi yang mudah dijangkau warga.
“Pemerintah sudah cukup optimal dalam membangun sektor pariwisata, misalnya melalui taman-taman seperti Taman Tanjung dan Taman Kewahimba,” ujar Hairendra, Kamis (10/07/2025).
Ia menilai, kehadiran ruang terbuka hijau dan spot rekreasi keluarga itu menunjukkan adanya perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui fasilitas wisata berbasis kota dan alam terbuka.
Namun demikian, Hairendra mengingatkan bahwa pengembangan pariwisata tidak boleh berhenti pada proyek infrastruktur semata. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang berkelanjutan dan pemerataan destinasi hingga ke wilayah-wilayah desa yang memiliki potensi wisata lokal.
“Ke depan kita harus terus tingkatkan pengembangan spot-spot wisata di daerah agar lebih maksimal menarik pengunjung,” lanjutnya.
Ia juga mendorong agar destinasi wisata yang sudah ada dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti akses jalan, tempat parkir, toilet umum, dan ruang UMKM agar bisa lebih nyaman bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Menurutnya, pengalaman pengunjung adalah kunci utama dalam menjaga daya tarik sebuah destinasi.
Sebagai anggota Komisi III DPRD Kukar yang membidangi pariwisata, Hairendra juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal anggaran dan kebijakan yang mendukung sektor ini, termasuk kolaborasi lintas OPD dan pelibatan masyarakat sekitar destinasi.
Ia berharap, setiap potensi wisata yang ada di Kukar bisa dikembangkan sesuai karakteristik lokal. Dengan begitu, setiap kecamatan bisa memiliki identitas wisata yang unik dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi wilayahnya masing-masing.
“Kalau wisata desa berkembang, maka ekonomi lokal juga akan ikut tumbuh. Kita ingin masyarakat menjadi pelaku utama dalam industri pariwisata yang berbasis kearifan lokal,” tutup Hairendra. (Adv/fa)






