DPRD PPUPariwara

Keberagaman Etnis Jadi Potensi Wisata, DPRD PPU Dorong Pembangunan Miniatur Budaya

 

Garda.co.id, PPU – Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Hariyono, mengusulkan agar pemerintah daerah memperluas pembangunan miniatur budaya dari berbagai etnis yang ada di wilayah tersebut. Usulan ini bertujuan untuk memperkuat identitas lokal sekaligus mengembangkan sektor pariwisata berbasis kebudayaan.

Saat ini, hanya rumah adat Paser yang menjadi representasi budaya lokal di PPU. Padahal, wilayah ini dihuni oleh beragam suku yang telah lama hidup berdampingan dan turut andil dalam pembangunan daerah. Hariyono menilai, pembangunan simbol-simbol budaya dari etnis lain sangat penting untuk mencerminkan keberagaman tersebut.

“Budaya-budaya yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, seperti Bugis, Jawa, Sumatera, dan Papua, juga perlu dibangun miniatur serupa,” ungkap Hariyono.

Ia menambahkan, keberadaan miniatur budaya dari berbagai suku akan memperkaya wajah kebudayaan daerah. Lebih dari sekadar simbol, miniatur itu juga bisa menjadi sarana edukatif bagi generasi muda dalam mengenali dan menghargai kebhinekaan.

Menurut politisi Gerindra itu, keberagaman etnis merupakan kekayaan sosial yang harus diangkat dalam narasi pembangunan. Pembangunan miniatur budaya bisa dikemas sebagai destinasi wisata tematik yang menonjolkan sisi toleransi dan kerukunan masyarakat.

Hariyono berharap, pemerintah daerah dapat merancang kawasan khusus yang menampilkan miniatur rumah adat dari berbagai suku yang ada di PPU. Kawasan ini nantinya tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tapi juga pusat kegiatan budaya dan edukasi lintas generasi.

“Sebagai Serambi Nusantara, Penajam Paser Utara memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan. Keberagaman budaya yang ada harus bisa dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata,” tegasnya. (Dry/Adv)

BACA JUGA :  Warga Minta Aula Saat Anggota DPRD Kaltim Reses di Sungai Kapih
Back to top button