Pariwara

Wacanakan SSK, Pemkot Samarinda Siaga Menuju Era Bonus Demografi

Garda.co.id, Samarinda – Saat ini Indonesia telah memasuki era Bonus Demografi sejak 2020 hingga 2035 mendatang. Sehingga diperlukan upaya untuk wawasan tentang kondisi yang berkaitan dengan kependudukan, akan membentuk perilaku yang bertanggungjawab.

Tak heran pada Jumat (17/6/2022) melakukan kerja sama dalam bentuk MoU pelaksanaan pendidikan kependudukan. Khususnya bagi sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama (Kemenag).

“Nantinya akan ada Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), yaitu kerjasama pendidikan kependudukan pada jalur formal pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs,” kata Andi Harun.

Ia memaknai populasi penduduk harus bisa dimaknai sebagai bonus demografi. Sehingga perlu dikelola dengan benar, untuk mewujudkan visi misi dari pemerintah daerah.

“Untuk itulah diperlukan pendidikan yang berkaitan dengan demografi suatu daerah itu sejak dini,” ucapnya.

SSK sendiri diperuntukan bagi sekolah yang dibawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sedangkan sekolah yang dibawah Kementerian Agama, menggunakan istilah nama MAS-IDUK, atau Madrasah Siaga Kependudukan.

Dalam paparannya di era saat ini jumlah penduduk usia produktif mulai dari 15-64 tahun. Proporsinya lebih dari 50 persen dibandingkan dengan kelompok usia non produktif 0-14 tahun dan lebih dari 65 tahun.

“Sehingga harus disiapkan generasi yang berkualitas, agar tenaga kerja yang melimpah pada saat ini tidak menjadi bencana,” tutup Andi Harun. (Mr)

BACA JUGA :  Raperda Batal Disahkan, DPRD Kaltim Jadwalkan Ulang Paripurna Sampai Gubernur Hadir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button