DPRD KALTIMPariwara

Sejumlah BUMD Miliki Direksi Baru, Ananda Sebut Pentingnya Melakukan Kinerja Yang Terukur

Garda.co.id, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyampaikan bahwa jajaran direksi yang baru terpilih terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Kaltim harus memiliki visi yang jelas dan progresif.

Ia mengatakan penunjukan pimpinan baru bukan sekadar jabatan semata, namun, Ananda menilai ini menjadi momentum penting dalam membenahi kinerja dan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini belum optimal.

Ananda mengutarakan hal tersebut setelah direksi BUMD diumumkannya seperti PT Migas Mandiri Pratama Kaltim dan PT Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera.

Serangkaian proses telah dilakukan sejak beberapa bulan belakangan mulai dari administrasi, uji kelayakan, hingga pemaparan visi-misi oleh para calon.

“Kami menghargai proses seleksi yang berlangsung terbuka dan ketat. Tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana mereka yang terpilih mampu menunjukkan hasil kerja, bukan hanya mengisi kursi jabatan,” sebutnya.

Ia berharap direksi yang baru harus membawa perubahan yang nyata di tubuh BUMD. Ananda mengatakan selama ini BUMD cenderung beroperasional dengan zona nyamannya.

“BUMD jangan hanya menjadi beban keuangan daerah. Sudah saatnya mereka menjadi mesin penggerak ekonomi dan sumber PAD yang handal,” tekannya.

Lanjut, Ananda menyoroti kerap meminta penambahan anggarannya BUMD, sehingga hal ini mempertegas tidak optimalnya perencanaan dan pengelolaan keuangan di internal BUMD.

“Setiap tahun kita dengar ada pengajuan suntikan dana. Ini artinya mereka belum mandiri secara finansial. Harus ada evaluasi menyeluruh terhadap cara kerja dan orientasi bisnis mereka,” urainya.

Seleksi tahun ini melibatkan tim penilai independen dan menetapkan sejumlah kriteria ketat bagi calon direksi, mulai dari batas usia, rekam jejak manajerial, latar belakang pendidikan minimal S1, hingga bebas dari konflik kepentingan.

BACA JUGA :  Kasus Terkonfirmasi COVID-19 di Kaltim dalam Sehari Meroket hingga 1.333 Laporan Positif.

Bahkan, para calon juga diwajibkan memiliki pengalaman memimpin unit usaha atau korporasi minimal lima tahun.

Ananda meminta kedepan direksi terpilih dapat melaksanakan kinerja yang lebih terukur. Ia mengusulkan agar seluruh jajaran direksi menandatangani kontrak kinerja dengan mekanisme evaluasi berkala.

“Kalau mereka gagal capai target, harus siap diganti. Tak ada kompromi untuk jabatan publik yang punya dampak langsung pada perekonomian daerah,” tegasnya.

DPRD Kaltim berharap seluruh direksi baru dapat fokus membangun kemitraan strategis, membuka peluang investasi, serta memperkuat daya saing BUMD Kaltim di tingkat nasional.

“BUMD kita harus bersaing, bukan hanya survive. Kalau mereka punya visi yang kuat dan kinerja yang profesional, saya yakin mereka bisa jadi motor utama pertumbuhan ekonomi Kaltim,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

Back to top button