Pemkot Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan Berbasis QRIS, Permudah Pembayaran dan Dongkrak PAD
Garda.co.id, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus mematangkan implementasi program parkir berlangganan sebagai bagian dari upaya membenahi tata kelola perparkiran sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk mendukung program tersebut, Pemkot akan menghadirkan sistem pembayaran digital yang lebih mudah dan praktis, termasuk melalui layanan QRIS.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan kemudahan dalam proses pembayaran menjadi salah satu kunci keberhasilan program. Karena itu, Dinas Perhubungan (Dishub) diminta bekerja sama dengan pihak perbankan dan penyedia layanan pembayaran digital agar masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah.
“Kalau masyarakat sudah ingin membayar, jangan sampai dipersulit. Sistemnya harus dibuat semudah mungkin agar masyarakat tertarik ikut program ini,” ujar Andi Harun, Jumat (10/7/2026).
Selain menggunakan QRIS, Pemkot juga menyiapkan berbagai pilihan metode pembayaran lainnya, seperti transfer bank. Masyarakat nantinya dapat memilih masa berlangganan sesuai kebutuhan, mulai dari paket bulanan, enam bulanan, hingga tahunan.
Sebelum diterapkan secara menyeluruh, program parkir berlangganan akan diuji coba terlebih dahulu di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda. Aparatur Sipil Negara (ASN) dijadwalkan menjadi peserta pertama pada tahap awal implementasi.
Sementara itu, bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Dishub diminta menyusun skema pembayaran yang lebih fleksibel agar tidak memberatkan, termasuk menyediakan opsi pembayaran secara bertahap.
“Pembayaran harus mudah, bisa melalui QRIS, transfer bank, maupun metode lain yang memudahkan masyarakat,” katanya.
Andi Harun menegaskan, tujuan program parkir berlangganan tidak semata-mata untuk meningkatkan penerimaan daerah. Lebih dari itu, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para juru parkir yang menjadi ujung tombak pelayanan di lapangan.
“Juru parkir perlu memahami bahwa jika program ini berhasil, maka kesejahteraan mereka juga harus ikut meningkat,” tegasnya.
Sebagai bagian dari persiapan implementasi, Dishub juga diminta melengkapi berbagai kebutuhan administrasi, mulai dari kartu parkir, stiker kendaraan, hingga identitas digital yang memudahkan proses identifikasi di lapangan.
Melalui tahapan sosialisasi, pendaftaran peserta, uji coba, hingga penerapan secara penuh, Pemkot Samarinda berharap program parkir berlangganan mampu menghadirkan sistem perparkiran yang lebih tertib, transparan, dan modern, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD.






