BPBD Kukar Kirim Bantuan ke Wilayah Terdampak Banjir di Tabang
Garda.co.id, Tenggarong – Derasnya hujan yang mengguyur wilayah hulu Kutai Kartanegara dalam beberapa hari terakhir kembali membawa kabar duka bagi warga Kecamatan Tabang.
Sungai Belayan yang melintasi daerah ini meluap, menyebabkan banjir setinggi 40 hingga 100 sentimeter dan merendam pemukiman warga di sejumlah desa.
Namun di tengah ancaman genangan air yang kian meluas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar bergerak cepat.
Tak menunggu situasi memburuk, satu tim tanggap darurat diterjunkan ke lokasi pada awal pekan ini, lengkap dengan perahu karet, kendaraan towing, dan logistik bantuan.
“Kita sudah turunkan tim dan membawa sejumlah peralatan evakuasi. Perahu penyelamat juga sudah stand by di lapangan, termasuk towing untuk angkut kendaraan warga yang terjebak,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal, Selasa (8/4/2025).
Selain memastikan keselamatan warga, tim BPBD juga membawa bantuan logistik darurat berupa makanan siap saji, air minum, tikar, selimut, hingga perlengkapan medis sederhana.
Bantuan difokuskan ke titik-titik yang sulit diakses, terutama desa-desa yang terisolasi karena jalan darat terputus oleh genangan air.
Abdal mengungkapkan, tim di lapangan juga tengah melakukan pendataan cepat terhadap rumah yang terdampak, fasilitas umum yang terganggu, serta kemungkinan warga yang perlu dievakuasi – terutama lansia, anak-anak, dan penderita sakit kronis.
“Kami terus pantau perkembangan air. Kalau ketinggian naik dan membahayakan, evakuasi akan segera dilakukan. Kita tak mau ambil risiko,” tegasnya.
Kondisi di lapangan diakui cukup menantang. Tidak hanya karena tingginya air yang menutup akses jalan utama, tetapi juga minimnya jaringan komunikasi di beberapa desa.
Oleh karena itu, koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan relawan lokal menjadi kunci dalam distribusi bantuan.
Banjir di Tabang bukan hal baru. Namun setiap tahun, tantangannya berbeda. Tahun ini, selain hujan dengan intensitas tinggi, banjir juga diperparah oleh pasangnya Sungai Belayan yang memperlambat surutnya genangan.
Berdasarkan data BMKG, curah hujan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan. BPBD Kukar pun telah mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat di daerah rawan agar tetap waspada dan mengamankan dokumen penting serta barang-barang berharga.
“Kami harap masyarakat tetap tenang, tapi waspada. Jangan ragu untuk melapor jika kondisi memburuk. Kami di BPBD selalu siaga,” tutup Abdal. (Mft/Adv/DiskominfoKukar)






