Disdikbud Kaltim Tak Hanya Fokuskan Pengembangan Guru SMA, Kualitas SMK Juga Bentuk Prioritas
Garda.co.id, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim tidak hanya memfokuskan pembinaan terhadap guru SMA, namun memberikan perhatian lebih kepada guru SMK juga menjadi bentuk prioritas.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Armin, menyatakan bahwa pembelajaran harus diberikan juga seperti halnya mata pelajaran (matpel) Agrobisnis Produksi Tanaman.
Sebab diketahui pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas guru, termasuk guru SMK matpel Agrobisnis Produksi Tanaman melalui program upskilling.
Armin mengungkapkan bahwa pelatihan untuk guru SMK ini dilaksanakan pada Oktober lalu, dengan melibatkan 138 guru dari 7 kabupaten dan kota di Kaltim.
Program upskilling ini dianggap sangat penting, khususnya untuk guru yang mengajar matpel Agrobisnis Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, Tanaman Perkebunan, dan Kultur Jaringan.
“Ini sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengimplementasikan materi matpel Agrobisnis Produksi Tanaman dalam pembelajaran inovatif,” ujar Armin pada Kamis (16/11/23).
Armin menambahkan, peningkatan kompetensi guru juga menjadi kebijakan strategis untuk membenahi masalah yang mendasar.
Oleh sebab itu, upskilling ini dirasa perlu untuk digelar. Guna menunjang kegiatan itu maka pihaknya turut mengundang narasumber yang berkompeten.
Contohnya akademisi dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Mulawarman (Unmul).
Oleh karena itu para guru yang mengajar matpel terkait akan membekali siswanya demi meningkatkan kemampuan di berbagai bidang seperti pertanian, pembenihan, pembibitan, pembiakan tanaman, pemupukan tanaman, pengendalian hama, dan penyakit tanaman.
“Maka penting diadakannya peningkatan kompetensi untuk guru sebagai kebijakan strategis dalam rangka membenahi persoalan mata pelajaran terkait secara mendasar,” tandasnya. (mal/adv).






