DPRD KukarPariwara

Mini Soccer DPRD Cup: Diplomasi Politik yang Mengalir Lewat Gairah Sepak Bola

Garda.co.id, Tenggarong– Di balik panasnya arena politik, ada ruang lain yang justru menawarkan kesejukan yaitu lapangan mini soccer. Rabu, 14 Mei 2025, semangat itu hadir di Stadion Mini Soccer Aji Imbut, Tenggarong, saat para wakil rakyat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur berkumpul dalam ajang bertajuk Mini Soccer DPRD Cup.

Bukan sekadar turnamen, kegiatan ini menjadi jembatan silaturahmi lintas DPRD kabupaten, kota, hingga provinsi. Diprakarsai oleh anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Sekretariat DPRD, even ini menunjukkan bahwa olahraga tetap menjadi bahasa universal yang menyatukan perbedaan.

“Mini soccer ini merupakan ide dari beberapa anggota DPRD bersama sekretariat. Olahraga ini memang paling populer di kalangan instansi, sehingga kami pilih sebagai cabang utama,” ujar Sekretaris DPRD Kukar, M. Ridha Darmawan.

Meski baru perdana digelar, sambutan dari berbagai pihak terasa hangat. Tak kurang dari 10 tim dari DPRD se-Kaltim diundang untuk berpartisipasi. Sistem pertandingan pun dibuat fleksibel agar tetap kompetitif namun santai, dengan durasi pertandingan sekitar 15 menit per laga.

Uniknya, DPRD Kukar hanya menurunkan satu tim dalam ajang ini. Bukan karena kekurangan personel, melainkan karena tujuan utamanya memang bukan sekadar mengejar piala.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda tetap. Tidak harus tiap tahun, bisa dua atau tiga kali setahun, tergantung kesiapan dan kesepakatan bersama,” ungkap Ridha.

Lebih jauh, ia menyarankan agar even serupa dapat digelar secara bergiliran di kabupaten atau kota lain. Rotasi tuan rumah ini diyakini dapat memperluas jaringan dan mempererat relasi antarlegislatif.

“Lokasinya tidak harus selalu di Kukar. Bisa di kota lain juga, sehingga masing-masing daerah punya kesempatan jadi tuan rumah,” tambahnya.

BACA JUGA :  Reza Nilai Penutupan Alur Sungai Harus Dipertimbangkan Dengan Matang

Di tengah derasnya agenda formal dan tuntutan kerja politik, kegiatan seperti Mini Soccer DPRD Cup menghadirkan jeda yang menyegarkan. Ada tawa, semangat, dan percakapan santai yang tumbuh di luar ruang sidang.

“Kita bisa duduk bersama, ngobrol santai sambil olahraga. Ini juga bagian dari membangun kerja sama politik yang lebih sehat dan produktif,” pungkas Ridha.

Dengan antusiasme yang tampak jelas, turnamen ini bukan sekadar soal siapa mencetak gol terbanyak, tapi siapa yang mampu menjadikan olahraga sebagai jalan membangun hubungan antarlembaga yang lebih manusiawi. (Adv/fa)

Back to top button