DPRD PPUPariwara

Ketua Komisi II DPRD PPU Sebut Kualitas Pendidikan Tak Bisa Ditawar

Garda.co.id, PPU — Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, menyuarakan keyakinannya bahwa daerahnya mampu mewujudkan pendidikan berkualitas. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan menjadi kebutuhan mendesak dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk menyongsong hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kualitas pendidikan tidak bisa ditawar. Ini fondasi utama untuk kemajuan PPU, apalagi sebagai wilayah penyangga IKN,” tegas Thohiron beberapa waktu lalu.

Ia menilai, daerah harus segera mengejar ketertinggalan dalam bidang pendidikan, terutama dalam peningkatan kapasitas SDM. Ia tak ingin pelajar di Kabupaten berumur 23 tahun tersebut mengalami kemunduran.

“Dalam pendidikan, kualitas harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sebagai bukti nyata komitmennya, Thohiron menceritakan pengalamannya mendirikan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) pada 2007. Meski dibangun dengan keterbatasan, sekolah tersebut mampu menorehkan prestasi.

“Saya bangun sekolah selama tiga tahun. Saat murid saya kelas tiga, mereka ikut lomba dari tingkat kecamatan sampai kabupaten dan selalu juara. Itu bukti bahwa kualitas bukan mimpi,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata tergantung pada fasilitas, tetapi pada kemauan semua pihak yang terlibat guru, siswa, orang tua, hingga pemerintah.

“Keinginan untuk maju harus datang dari semua pihak di lingkungan sekolah,” tambahnya.

Menurut Thohiron, membangun kualitas di sekolah negeri justru lebih mudah karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah, baik dari sisi tenaga pendidik maupun fasilitas.

“Sekolah negeri bisa diprioritaskan formasi gurunya dan mendapat alokasi anggaran 20 persen dari APBD. Ini peluang besar untuk mencetak SDM berkualitas,” pungkasnya. (Dry/Adv)

BACA JUGA :  Sinergi Pemprov dan Pemkab Kunci Keberhasilan Pembangunan di PPU Hadapi IKN
Back to top button