Garda.co.id, PPU – Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif mengawal jalannya pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Bupati Mudyat Noor dan Wakil Bupati Abdul Waris Muin. Menurutnya, partisipasi publik sangat krusial agar setiap janji kampanye benar-benar diwujudkan dalam program nyata yang menyentuh kehidupan rakyat.
Raup Muin menekankan bahwa pengawasan terhadap pemerintah tidak boleh berhenti pasca pemilu. Ia menilai, peran aktif masyarakat dalam memantau pelaksanaan kebijakan sangat penting untuk mendorong terciptanya pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berpihak kepada rakyat kecil.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengawal jalannya pemerintahan di masa kepemimpinan baru ini. Pastikan janji-janji kampanye tidak sekadar retorika, tapi diwujudkan dalam tindakan konkret,” ujar Raup Muin.
Beberapa program prioritas yang perlu menjadi sorotan, lanjutnya, antara lain kartu pintar bagi pelajar, penguatan UMKM, serta peningkatan layanan publik. Raup Muin berharap, program-program tersebut tidak hanya menjadi janji di atas kertas, melainkan dapat segera diimplementasikan secara merata.
Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat sebagai bentuk kontrol sosial. Menurutnya, partisipasi warga dapat menjadi benteng efektif untuk mencegah penyimpangan anggaran maupun kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat.
DPRD PPU, kata Raup Muin, berkomitmen membuka ruang aspirasi seluas-luasnya bagi masyarakat. Saluran pengaduan dan ruang dialog akan diperkuat agar warga bisa menyampaikan kritik, saran, maupun keluhan secara langsung dan terukur.
Raup Muin mengingatkan bahwa tantangan pembangunan PPU lima tahun ke depan tidak ringan. Pemerintah dituntut fokus membenahi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, serta pemerataan ekonomi. Ia menegaskan, tanpa dukungan dan kontrol dari rakyat, cita-cita pembangunan merata akan sulit tercapai.
“Kami optimistis, dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat, PPU bisa bergerak menuju kemajuan yang berkeadilan,” pungkasnya. (Dry/Adv)






