DPRD KALTIMPariwara

Keberadaan ISBI Menjadi Perhatian Anggota Komisi 4 DPRD Kaltim

Ananda : Harus Betul-Betul Kita Perhatikan

Garda.co.id, Samarinda – Edi Damansyah, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) telah menyerahkan aset berupa lahan seluas 306.623 M² (30 hektare) dan 10.110 M² (10 hektare) kepada Pemerintah Pusat beberapa waktu lalu, tepatnya Senin (11/4/2022).

Penyerahan ini merupakan awal untuk kelanjutan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Kaltim, yang sudah vakum selama 4 tahun lamanya, sejak tahun 2019 silam.

Lokasi lahan yang berada di Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, inipun sudah bersertifikat atas nama Pemerintah Republik Indonesia cq Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi 4 DPRD Kaltim Ananda Emira Moeis merasa beryukur atas langkah tegas yang diambil Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, untuk kelanjutan ISBI Kaltim.

Menurutnya, Kaltim sebagai penopang Indonesia bagian Timur harus benar-benar memperhatikan Dunia Pendidikan, untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) mumpuni di Benua Etam.

Apalagi, Pemerintah Pusat sudah menetapkan dan memindahkan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Benua Etam. Maka, sangat disayangkan apabila ISBI Kaltim tidak diperjuangkan dan diperhatikan.

“Begitu ada sekolah bagus di Kaltim pasti semuanya datang ke sini, salah satunya ISBI. Perguruan Tinggi Kesenian ini harus betul-betul kita perhatikan, agar proses belajar mengajarnya jalan lagi,” katanya saat ditemui awak media, Selasa (17/5/2022).

Oleh sebab itu, kata wanita kelahiran 1984 ini, Komisi 4 DPRD Kaltim yang membidangi dan berfokus pada Dunia Pendidikan akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak terkait lainnya.

“Segera saya minta pimpinan untuk bisa memanggil pihak terkait, untuk mengetahui sudah sejauh apa kelanjutan ISBI Kaltim ini. Yang pastinya harus dirunut lagi, apa masalah yang sudah selesai. Lalu yang belum selesai apa, kemudian bagaimana proses ke depannya,” bebernya di Lantai 3 Gedung D Kompleks DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda.

BACA JUGA :  Bawaslu Jalin Kolaborasi Dengan Diskominfo Kaltim

Bukan hanya ISBI, kata Nanda lebih lanjut, namun semua Perguruan Tinggi di Kaltim harus diperhatikan.

“Intinya kita panggil secepatnya untuk mengetahui detailnya, karena ISBI ini satu-satunya Sekolah Kesenian di Kaltim. Semua sekolah dan Perguruan Tinggi di Kaltim penting untuk diperhatikan.” Tandas Nanda.(DK/ADV/KominfoKaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button