DPRD Samarinda

Sani Tegaskan Masyarakat Jangan Dekati Narkoba

Garda.co.id, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sani Bin Husain mengungkapkan bahwa Kota Samarinda masih berada di posisi tertinggi pada kasus peredaran Narkoba di Kaltim.

Pasalnya, ia menegaskan bahwa narkotika dapat memberikan pengaruh buruk bagi generasi penerus bangsa.

”Sebenarnya kita mempunyai badan yang melawan usaha penyalahgunaan narkoba itu namanya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda namun mereka tidak didukung oleh pembiayaan atau pendanaan yang cukup,” Kata Sani, Senin (02/11/2023).

Kemudian, ia mengungkapkan bahwa BNN Kota Samarinda memiliki niat yang sangat baik dalam menangani kasus penyalahgunaan narkoba, seperti giat desa bersinar, kampanye-kampanye anti narkoba dan penyuluhan pencegahan narkoba.

Dalam upaya pencegahan ini lah Sani memberikan usulan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dapat memberi perhatian lebih maksimal ke BNN.

“Saya minta perhatian Pemkot terhadap mental dan keselamatan masyarakat khususnya anak muda, ditengah-tengah PAD yang meningkat saya konkrit meminta Pemkot sekiranya menghibahkan dana ke BNN , mudah-mudahan dampaknya positif terhadap perkembangan generasi muda,” jelasnya.

Politikus PKS ini juga mengimbau masyarakat, khsusunya generasi muda untuk menghindarkan diri dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

“Narkoba ini menganggu cara orang berpikir, menganggu kesehatan, merusak generasi dan lingkungan maka dari itu upaya pemerintah sangat ditunggu karena sudah saatnya kota Samarinda membuktikan bahwa benar kita telah menjadi kota peradaban,” tutupnya. (mr/adv)

BACA JUGA :  Produksi Sampah di Samarinda Meningkat, Anhar Harap Ada Inovasi Baru Dari Pemerintah
Back to top button