PEMKAB PPU

Kampung Iklim Di PPU Akan Bertambah

Garda.co.id, Penajam – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Tita Deritayati berupaya mewujudkan ketahanan iklim dengan memperbanyak kampung iklim di daerah yang akrab disapa Benuo Taka itu.

Menurutnya masyarakat memiliki peran penting di masing-masing kampung iklim, terutama dalam kelestarian lingkungan. Pihaknya akan meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk melakukan penguatan adaptasi terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan emisi gas rumah kaca.

“Kita akan berupaya untuk meningkatkan program ini, selain itu juga dengan cara bekerjasama dengan masyarakat secara umum,” kata dia.

Keberadaan kampung iklim tersebut dapat memberikan manfaat terhadap kelestarian lingkungan sekitar dengan meningkatkan pemahaman masyarakat menyangkut dampak perubahan iklim hingga mencapai kemandirian masyarakat.

Hingga 2023 ini, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten PPU, telah membentuk kampung iklim yang tersebar di 12 desa dan kelurahan. Desa yang ditetapkan menjadi Kampung Iklim, di antaranya Telemow, Bangun Mulya, Rintik, Babulu Darat, dan Babulu Laut.

Kelurahan yang ditetapkan menjadi Kampung Iklim, antara lain Kampung Baru, Pemaluan, Gunung Seteleng, Petung, Tanjung Tengah, Waru, dan Maridan.

“Targetny di tahun 2024 ini, kalau bisa ya kami membentuk 15 kampung iklim lagi di PPU,” ujarnya.

Kampung iklim yang dibentuk itu terpusat di Kecamatan Waru, menurut dia,sebagai bentuk aksi nyata untuk mewujudkan ketahanan iklim melalui adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan pelibatan masyarakat.

Kampung berada di wilayah administratif paling rendah setingkat Rukun Tetangga (RT) atau dusun dan paling tinggi setingkat kelurahan atau desa, atau wilayah yang masyarakat telah melakukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkesinambungan. (Mr/adv/DiskominfoPPU)

BACA JUGA :  22 Tahun PPU, Pembangunan Harus Selasar Dengan IKN
Back to top button