Diskominfo Kukar

Inovasi Puskesmas Sebulu Program BESTIE KU Jadi Terobosan untuk Eliminasi TBC di Kukar

Garda.co.id, TENGGARONG – Sebagai bagian dari upaya luar biasa dalam melawan Tuberkulosis (TBC), Puskesmas Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), memperkenalkan sebuah program inovatif yang telah menyentuh hati masyarakat dan memberi harapan baru bagi penderita TBC.

Sejak diluncurkan pada 2022, program Bersama Terintegrasi Mendukung Eliminasi TBC (BESTIE KU TBC) kini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mengatasi masalah kesehatan yang kerap terabaikan.

Program ini lahir sebagai respons terhadap tantangan besar dalam penanganan TBC yang selama ini berlangsung dengan lambat, penuh stigma, dan rendahnya tingkat kesembuhan.

Dalam upaya mengatasi masalah tersebut, Puskesmas Sebulu menggandeng berbagai pihak untuk menciptakan perubahan yang revolusioner di masyarakat.

“BESTIE KU TBC adalah langkah besar kami untuk menghapus stigma negatif terhadap penderita TBC dan memberikan penanganan yang maksimal. Dengan semangat ‘Betulungan Etam Bisa’ yang digaungkan Bupati Kukar, kami bertekad melawan TBC dengan segala kekuatan yang ada,” ujar Nuryani R.A., perawat ahli di Puskesmas Sebulu dan penggagas program ini, Minggu (1/12/2024).

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan seluruh elemen masyarakat—mulai dari kader kesehatan, tenaga medis, hingga dukungan penuh dari Camat Sebulu, Kepala Desa, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kukar.

Salah satu keberhasilan besar program ini adalah pelatihan kepada kader kesehatan yang kini menjadi ujung tombak dalam melakukan pelacakan kasus dan mendampingi penderita TBC selama proses pengobatan.

“Salah satu kunci keberhasilan program ini adalah pendekatan personal yang kami lakukan. Kami tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga dukungan moral, sosial, dan edukasi yang dibutuhkan oleh masyarakat,” tambah Nuryani.

Tidak hanya itu, Puskesmas Sebulu juga melakukan pelacakan proaktif dan pemeriksaan ulang terhadap penderita yang teridentifikasi sebelumnya. Program ini berfokus pada penanganan holistik, yang mencakup faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang sering kali menjadi penghalang dalam pengobatan TBC.

BACA JUGA :  May Day di Kukar: Edi Damansyah Soroti Peran Buruh dalam Pembangunan Nasional

Program BESTIE KU TBC telah terbukti tidak hanya berhasil mengurangi angka kejadian TBC, tetapi juga meraih penghargaan dalam ajang Pekan Inovasi Daerah 2022 sebagai salah satu inovasi terbaik dalam bidang kesehatan.

Ini menjadi bukti bahwa usaha kolektif ini memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat, mempercepat eliminasi TBC, dan meningkatkan kualitas hidup secara signifikan.

Dengan semangat gotong-royong dan dukungan penuh dari pemerintah serta masyarakat, Puskesmas Sebulu 1 bertekad untuk terus maju dan mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2030.

Program ini tidak hanya menjadi solusi medis, tetapi juga solusi sosial yang menyatukan kekuatan berbagai pihak dalam melawan TBC dan menciptakan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan bebas dari stigma.

“Melalui BESTIE KU TBC, kami optimis TBC bisa dihilangkan dari wilayah ini. Kami percaya, dengan semangat bersama, semua hal bisa teratasi,” pungkas Nuryani penuh keyakinan. (Mft/Adv/DiskominfoKukar)

Back to top button