Ikan Asap Kota Bangun Didorong Jadi Produk Unggulan UMKM
Garda.co.id, TENGGARONG – Kecamatan Kota Bangun terus memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satu produk yang kini tengah dikembangkan secara serius adalah ikan asap, yang menjadi ciri khas kuliner dan komoditas unggulan wilayah tersebut.
Camat Kota Bangun, Abdul Karim, mengatakan bahwa potensi perikanan di wilayahnya sangat besar, khususnya dari hasil tangkapan sungai Mahakam.
Ia menilai, produk olahan seperti ikan asap bukan hanya memiliki nilai jual tinggi, tetapi juga merepresentasikan identitas lokal masyarakat pesisir sungai.
“Ikan asap adalah produk yang punya cita rasa khas dan daya tahan lama. Ini sangat cocok dikembangkan sebagai produk unggulan UMKM di Kota Bangun,” ujar Abdul Karim, Sabtu (3/5/2025).
Ia menambahkan, tren permintaan terhadap ikan asap dari Kota Bangun meningkat, baik di pasar lokal maupun dari luar daerah. Rasanya yang unik dan cara pengolahan tradisional membuat ikan asap digemari konsumen sebagai oleh-oleh khas dan lauk sehari-hari.
Melihat potensi tersebut, Abdul Karim aktif menggandeng Dinas Perindustrian dan UMKM Kukar untuk memberikan pelatihan, pendampingan, serta akses permodalan kepada pelaku usaha.
Ia berharap para pengusaha lokal dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar melalui kemasan modern dan strategi pemasaran digital.
“Kami ingin UMKM tidak hanya memproduksi, tetapi juga bisa bersaing secara profesional. Kami siapkan pelatihan pengemasan, manajemen usaha, dan strategi penjualan daring,” jelasnya.
Selain ikan asap, olahan ikan lainnya seperti kerupuk ikan dan amplang juga terus dikembangkan.
Ketiganya menjadi tulang punggung bagi sektor UMKM di Kota Bangun yang mayoritas berbasis rumah tangga dan dikelola secara turun-temurun.
Para pelaku usaha mengaku optimistis dengan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan. Salah satu produsen ikan asap di Kelurahan Kota Bangun Ulu mengatakan bahwa bantuan pelatihan dan alat pengasapan modern sangat membantu mereka meningkatkan kapasitas produksi.
Dengan terus ditingkatkannya mutu dan daya saing produk, Camat Abdul Karim berharap ikan asap Kota Bangun bisa menjadi ikon kuliner Kutai Kartanegara, bahkan bersaing di pasar nasional.
“Kalau dikelola dengan serius, ikan asap bukan hanya makanan khas. Ia bisa jadi kekuatan ekonomi yang membanggakan bagi Kota Bangun,” pungkasnya. (Mft/Adv/DiskominfoKukar)






