Pariwara

Gelar Operasi Pasar, Pemerintah Kota Samarinda Gelontor Ratusan Ribu Minyak Goreng

GARDA – Merespon kelangkaan minyak yang terjadi secara nasional, Pemerintah Kota Samarinda menggelar operasi pasar minyak murah dengan harga Rp.11.500 per liter yang dilaksanakan bertahap.

Operasi pasar minyak murah ini dilakukan di setiap kelurahan. Kelurahan Sidodadi yang terdata ada 2.000 liter minyak goreng untuk 1.000 KK, setiap RT dijatah 170-180 KK yang medapatkan jatah minyak goreng.

Camat Samarinda Ulu, Fahmi mengatakan, jatah untuk kelurahan Sidodai sekitar 2.000 liter dari Pemerintah Kota Samarinda.

Fahmi mengaku dalam kegiatan operasi pasar murah tersebut masyarakat sempat mengalami antrian yang cukup panjang, sehingga menimbulkan kerumunan akibat antrian tersebut. Namun menurut Fahmi hal tersebut sudah dapat diselesaikan oleh panitia

“Memang ada kendala, informasi yang beredar datangnya pagi tapi realitanya malah sore, untungnya sudah di atasi panitia, jadi masyarakat mengantri dengan protokol kesehatan,” ungkap Fahmi.

Menurut Kepala Dinas Pedagangan Kota Samarinda, Marnabas menyampaikan pihaknya saat ini tengah menyiapkan 222 ribu liter minyak goreng dan akan terus bergerak hingga bulan ramadhan. Saat ini pula pihaknya sudah mendapatkan izin dari kementrian perdagangan untuk melakukan pengemasan.

“Dengan adanya izin tersebut kami bisa melakukan pengemasan sampai ramadhan dan akan kami akan menjual dengan harga Rp.11.500 disetiap RT,” ujarnya.

Untuk menghindari indikasi kecurangan, Wali Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan berinisiatif menggunakan sistem kupon dan melampirkan Kartu Keluarga dan akan bekerjasama dengan TNI/POLRI untuk pengamanan distribusi.

Diketahui, sebelumnya Wali Kota Samarinda menginstruksikan kepada Dinas Perdagangan agar menggelar Operasi Pasar Murah minyak goreng curah yang akan didistribusika  ke setiap kelurahan. (adv)

BACA JUGA :  Hari Pangan Sedunia, Rusli Minta Pemkot Beri Perhatian Petani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button