DPRD KukarPariwara

DPRD Kukar Soroti Penurunan Produksi Ikan di Wilayah Hulu

 

Garda.co.id, Tenggarong– Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Taufik Ridiannur, mengungkapkan keprihatinannya terhadap penurunan signifikan produksi ikan di wilayah hulu Kukar. Kondisi ini dinilai berpotensi menurunkan ekspor hasil perikanan ke luar daerah.

Menurut Taufik, hasil tangkapan ikan, termasuk ikan asap dan ikan asin, kini jauh berkurang dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

“Dulu saat musim panen ikan, produksi bisa berlangsung hingga 1-3 minggu. Tapi sekarang, hanya dalam waktu seminggu saja hasil tangkapan sudah habis. Populasinya menurun drastis,” ujarnya, Jumat (22/08/2025).

Politikus yang membidangi sektor pembangunan ini menilai penurunan produksi ikan harus menjadi perhatian serius seluruh pihak terkait, terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani perikanan.

“Populasi ikan yang menurun ini perlu menjadi tugas OPD untuk mencari solusi. Perikanan masih ada, tetapi produksinya tidak lagi seperti dulu,” tegas Taufik.

Ia menekankan pentingnya upaya keberlanjutan sektor perikanan, termasuk melalui pemantauan stok ikan, penataan musim tangkap, dan penerapan teknologi budidaya yang tepat.

Selain itu, Taufik mendorong pemerintah daerah untuk menggencarkan program diversifikasi ekonomi, khususnya pengembangan sektor pertanian dalam arti luas, sebagai langkah alternatif untuk menopang ekonomi masyarakat hulu.

“Kita tetap harus menjaga sektor perikanan, tetapi perlu disandingkan dengan pertanian untuk mendukung ketahanan ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Politikus ini menekankan bahwa sinergi antara sektor perikanan dan pertanian akan membantu masyarakat tetap produktif meski terjadi fluktuasi hasil tangkapan ikan.

Hal ini juga diyakini dapat menjaga ketahanan ekonomi keluarga nelayan dan petani di wilayah hulu.

Taufik menutup pernyataannya dengan harapan agar pemerintah daerah dan OPD terkait segera merumuskan program-program strategis yang mampu menstabilkan produksi ikan sekaligus membuka peluang alternatif pendapatan bagi masyarakat. (Adv/fa)

BACA JUGA :  Persoalan Sampah di Kota Samarinda, Samri : Pemerintah dan Masyarakat Harus Bersinergi
Back to top button