DPRD KALTIMPariwara

Dana Hibah Pengurangan Emisi Karbon Jadi Tambahan PAD Bagi Kaltim

Garda.co.id, Samarinda – Dana Hibah Pengurangan Emisi Karbon tuai tanggapan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Sutomo Jabir, dia menilai ini kabar baik bagi daerah Kaltim.

Selain bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD), ini juga memberi motivasi masyarakat dan pemerintah untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. Politisi muda itu meyakini tidak semua daerah memiliki potensi tersebut, Kaltim menjadi salah satu yang beruntung mendapatkannya.

Diungkapkan Sutomo usai Komisi II DPRD Kaltim bersama Komisi III DPRD Kaltim belum lama ini mengundang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim membahas terkait adanya kesepakatan pembayaran hasil kinerja atas pengurangan emisi di Provinsi Kaltim yang akan dibayarkan oleh World Bank.

Pembayaran kinerja yang akan disalurkan melalui Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLK) Kementerian Keuangan ke pelaksana Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) di tingkat nasional dan sub nasional dialokasikan untuk responsibility, performance dan reward sesuai dengan dokumentasi Benefit Sharing Plan (BSP).

Selain itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) juga mencantumkan bahwa atas dana tersebut setiap tahunnya, Pemerintah Provinsi Kaltim diharap agar mencatatnya sebagai target pendapatan daerah.

“Ini akan berpotensi memberi pendapatan yang besar kedepannya, ini yang harus diberi pemahaman kepada stake holder. Dari level provinsi hingga desa, sehingga timbul kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,” jelas Sutomo Jabir, Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Senin (13/02/2023).

Menurutnya dengan begitu variabel-variabel yang bisa mengurangi emisi karbon kita kedepan semakin banyak dan memiliki nilai tawar besar di mata dunia internasional.

Maka dari itu, dalam pertemuan dengan Pemprov Kaltim belum lama ini, DPRD Kaltim minta pemaparan dari Pemprov Kaltim seperti apa detailnya sehingga terjadi persepsi dan pemahaman sama dan semakin banyak pula suntikan PAD yang Kaltim terima, tutup Sutomo. (Rifai/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  Sembilan Cabor Dipertandingkan Dalam Porprov Kutai Kartanegara November 2022 Mendatang
Back to top button