Diskominfo Kukar

Samboja Jadi Laboratorium Ketahanan Pangan Terpadu di Kukar

 

Garda.co.id, TENGGARONG – Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), perlahan menjelma menjadi laboratorium lapangan bagi penerapan program ketahanan pangan nasional.

Bukan sekadar melaksanakan instruksi pusat, Samboja justru memimpin dengan membangun model sinergi unik lintas institusi—mulai dari TNI, Polri, hingga perangkat desa—yang langsung menyasar akar persoalan: regenerasi petani dan produktivitas lahan.

Camat Samboja, Damsik, menyebut pendekatan kolaboratif ini sebagai bentuk inovasi sosial di level kecamatan.

“Di sini kita bukan hanya menjalankan, tapi menyusun pola. Kami ingin Samboja jadi contoh bahwa ketahanan pangan bisa dibangun dari bawah, dengan peran semua elemen lokal,” jelasnya, Minggu (4/5/2025).

Model ini tampak nyata di beberapa titik strategis seperti Handil Baru, Waras Sembilang, dan Beringin Agung.

Di tempat-tempat itu, lahan tidur diubah menjadi lahan produktif, mesin pertanian digerakkan oleh kelompok tani binaan, dan aparat keamanan—Polsek hingga Danramil—ikut menanam dan membina.

Yang lebih menarik, Samboja juga mulai menumbuhkan ekosistem petani muda. Meski mayoritas petani masih didominasi usia lanjut, geliat kelompok pemuda tani mulai terasa, terutama di Karyajaya dan Bukit Raya.

Mereka membawa pendekatan berbeda, menggabungkan pertanian dengan konsep digitalisasi dan pengelolaan berbasis komunitas.

“Kami tidak hanya bicara produksi. Kami juga sedang membangun perubahan pola pikir. Bahwa bertani bisa keren, bertani bisa jadi solusi masa depan,” kata Damsik.

Samboja bukan tanpa tantangan. Ketimpangan minat antar generasi, keterbatasan infrastruktur, hingga akses ke pasar masih jadi PR besar.

Namun justru di situlah letak nilai eksperimental Samboja—menguji sejauh mana program nasional bisa diadaptasi dan disesuaikan di level paling dekat dengan masyarakat.

“Kalau berhasil di Samboja, saya yakin bisa direplikasi di kecamatan lain. Ini bukan cuma soal pangan, tapi juga tentang membangun harapan dari desa,” tutup Damsik. (Mft/Adv/DiskominfoKukar)

BACA JUGA :  Posyandu Anggrek 8 Tenggarong Bersaing di Ajang Posyandu Unggulan Kukar
Back to top button