Bukan Cuma Padamkan Api, Disdamkarmatan Kukar Juga Jadi ‘Pahlawan Sehari-hari’ Warga
Garda.co.id, TENGGARONG ā Jika selama ini masyarakat mengenal Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai pasukan garda depan saat api mengamuk, maka kini wajah lain mereka mulai terkuak: penolong segala situasi yang bikin geleng-geleng kepala sekaligus mengundang senyum.
Dari permintaan menyelamatkan ponsel yang tercebur ke Sungai Mahakam, membantu mengeluarkan manik-manik dari telinga anak kecil, sampai memasangkan regulator gas karena si ibu takut kebocoran ā semua itu menjadi bagian dari laporan yang diterima Disdamkarmatan dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan ada pula laporan soal sapi hilang, kunci kontak yang tersangkut di knalpot, hingga ibu-ibu panik karena seekor tikus tak diundang masuk dapur.
āSelama mereka butuh bantuan dan kita mampu, kenapa tidak?ā ujar Fida Hurasani, Kepala Disdamkarmatan Kukar, yang akrab disapa Afe, Selasa (8/7/2025).
“Kalau menyangkut keselamatan, atau potensi membahayakan, jangan anggap remeh. Lebih baik warga minta bantuan daripada nekat dan malah celaka.ā
Menurut Afe, laporan-laporan unik itu bukan sekadar hiburan dalam daftar tugas hariannya, tapi cermin bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan. Di balik setiap laporan yang terdengar āsepeleā, ada kegelisahan warga yang merasa tak punya pilihan selain mengetuk pintu Damkar.
āKami bukan hanya pemadam api, tapi penjaga rasa aman. Kalau mereka takut pasang regulator, mungkin karena pernah dengar kasus meledak. Kalau mereka minta tolong ambil ponsel di sungai, itu mungkin satu-satunya alat komunikasi mereka,ā lanjutnya.
Bekerja 24 jam tanpa tahu kejutan apa yang datang jadi ritme khas bagi para petugas Damkar. Dan meskipun tak semua misi berakhir manisāseperti saat gagal menemukan HP yang tercebur di keramba karena arus derasāsemangat melayani tak pernah padam.
āBagi kami, tidak ada laporan yang terlalu kecil atau remeh. Ada makna di balik tiap permintaan bantuan,ā katanya tegas.
Disdamkarmatan Kukar juga telah menyiapkan berbagai perlengkapan penunjang, dari perahu karet hingga perlengkapan penyelamatan ringan, agar bisa menjawab kebutuhan masyarakat di kondisi yang beragam.
Afe menegaskan, pihaknya siap berkoordinasi lintas instansi jika memang tugasnya bersinggungan dengan dinas lain. āSelagi itu untuk keselamatan warga, kami tidak akan bilang ābukan wewenang kamiā. Kami akan cari cara.ā
Dari pemadam kebakaran menjadi pemadam keresahan, itulah Damkar Kukar hari ini. Tak cuma andal menyemprot api, tapi juga hadir sebagai tangan pertama saat warga kehabisan akal. Pahlawan bisa datang dalam wujud siapa sajaātermasuk yang datang pasang regulator gas. (Mft/Adv/DiskominfoKukar)






