Diskominfo Kukar

Bupati Kukar Dorong Madu Kelulut Tani Harapan Masuk Pasar Nasional

Garda.co.id, TENGGARONG – Budidaya madu kelulut di Desa Tani Harapan, Kecamatan Loa Janan, mendapat perhatian khusus dari Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah.

Ia menilai produk ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar nasional.

Menurutnya, dengan kemasan yang menarik dan strategi pemasaran yang tepat, madu kelulut ini bisa masuk ke toko modern dan menjangkau pasar yang lebih luas.

“Saya berharap produk ini bisa memiliki branding yang kuat agar dikenal lebih luas, tidak hanya di Kukar tetapi juga ke luar daerah,” ungkapnya, Selasa (4/3/2025).

Edi juga mengapresiasi kerja keras kelompok tani dalam mengembangkan budidaya madu kelulut. Ia menekankan bahwa sektor pertanian dan peternakan harus terus dikembangkan sebagai pilar utama ekonomi masyarakat pedesaan.

Selain madu kelulut, ia juga mengapresiasi panen jagung di lahan 14 hektare yang dikelola dengan sistem tumpang sari. Keberhasilan ini, menurutnya, adalah bukti bahwa pertanian di Kukar terus mengalami perkembangan positif.

“Pertanian tidak boleh berhenti di satu titik. Harus ada inovasi dan keberlanjutan. Saya berharap kelompok tani dan KWT semakin aktif dalam mengembangkan pertanian agar hasilnya bisa terus meningkat,” katanya.

Salah satu warga Desa Tani Harapan, Rahmat (45), yang telah membudidayakan madu kelulut selama tiga tahun, mengaku sangat terbantu dengan perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, dukungan seperti pelatihan dan bantuan peralatan sangat berpengaruh terhadap produktivitas petani.

“Kami berharap pemerintah bisa membantu dalam pemasaran juga, supaya produk kami bisa menembus pasar yang lebih luas dan mendapat harga yang lebih baik,” ujar Rahmat.

Hal senada disampaikan oleh Yuni (38), anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat. Ia melihat budidaya madu kelulut sebagai peluang ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat desa, terutama ibu-ibu yang ingin membantu perekonomian keluarga.

BACA JUGA :  Menyesuaikan Inpres, Kukar Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas dan ATK

“Kami ingin terus belajar dan meningkatkan kualitas produk kami, agar bisa lebih dikenal dan diterima oleh masyarakat luas,” katanya.

Ia juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan dan dukungan bagi petani dan pelaku usaha lokal agar mereka dapat mengembangkan produk unggulan daerah dengan lebih baik. (Mft/Adv/Diskominfokukar)

Back to top button