Disdikbud Kaltim

Pendidikan Vokasi Bagi SMK di Kaltim Butuh Kolaborasi Antar Pihak

Garda.co.id, Samarinda– Hadapi tantangan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) Kaltim mulai perlahan menyiapkan kualitas siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan melakukan kolaborasi dalam atasi permasalahan.

Menelaah lebih jauh, orkestrasi vokasi SMK menjadi salah satu bentuk yang harus diperhatikan bersama guna mewujudkan kualitas SDM tenaga pendidik maupun siswanya.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK, Surasa berkata bahwa SMK di Kaltim tentu tidak bisa diselesaikan hanya melalui satu pihak. Dirinya mengakui penting melakukan sinergis dengan beberapa pihak.

“Kami tetap mengharapkan beberapa pihak untuk bersama membangun pendidikan vokasi di Kaltim karena lulusan Indeks keberhasilan SMK itu yang pertama adalah indeks pekerjaan dan tingkat keselarasan antara jurusan dan industri pekerjaan,” terangnya saat diwawancarai pada Kamis (9/11/23).

Selain itu, menurutnya kurikulum juga harus bisa diselaraskan dengan industri. Sebab memulai untuk melakukannya bersama sama halnya memulai memecahkan permasalahan yang selama ini terjadi.

“Sehingga point terbesar untuk memecahkan masalah ini kuncinya adalah kolaborasi,” tuturnya.

Kendati demikian, tantang yang harus diperhatikan juga adalah jumlah industri juga tidak terlalu banyak, maka berdasarkan hasil alumni SMK indeks pekerjaan di angka 53 persen.

“Kemudian diangka 23 persen ith melanjutkan yang lebih tinggi sisanya ith variatif,” jelasnya.

Untuk meningkatkan angka indeks bekerja dengan sesuai jurusan, menghadirkan guru tamu merupakan suatu bentuk solusi yang kemudian di coba bersama.

“Saat melakukan praktek kerja pihak sekolah sudah evaluasi kalau masih ada yang kurang barulah di poles lebih baik. Ketika itu sudah di penuhi barulah siswa diberikan label berupa sertifikasi kompetensi yang beragam untuk bekalnya setelah lulus,” tandasnya.

BACA JUGA :  Raih Juara Kategori Filem Pendek, SMA 1 Muara Komam Cegah Pernikahan Dini Yang Sebabkan Stunting
Back to top button