DPRD SamarindaPariwara

Wacana Kota Baru di Samarinda Seberang Makin Matang, DPRD Beri Lampu Hijau

 

Garda.co.id, Samarinda – Harapan warga Samarinda Seberang untuk memiliki pemerintahan sendiri kembali menguat. Setelah bertahun-tahun menjadi wacana, pemekaran wilayah barat Kota Samarinda kini memasuki fase yang lebih serius dengan dukungan penuh dari DPRD setempat.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Shaputra, mengungkapkan bahwa pemekaran bukan hanya sebatas keinginan politis, melainkan strategi jangka panjang untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat.

“Populasi terus bertambah, tapi pelayanan masih terpusat. Dengan menjadi wilayah otonom, masyarakat bisa mendapat layanan lebih cepat dan pembangunan bisa merata,” ujarnya.

Samri juga menyebut dirinya terlibat sejak awal dalam mengusulkan wacana pemekaran ini, yang semula diarahkan menjadi kabupaten. Kini, arah pemekaran mengarah ke pembentukan kota baru dengan nama sementara *Kota Samarendah Baru*.

Wilayah administratif kota tersebut dirancang meliputi empat kecamatan: Samarinda Seberang, Palaran, Loa Janan Ilir, dan satu wilayah tambahan yang sedang dipertimbangkan, baik dari Kecamatan Loa Janan Ulu maupun sebagian dari Kutai Kartanegara.

“Nama dan identitas kota nantinya akan ditentukan melalui sayembara terbuka. Ini juga menjadi ruang partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Namun, meski kesiapan administratif telah terpenuhi di daerah, realisasinya masih terganjal oleh kebijakan moratorium Daerah Otonom Baru (DOB) yang masih berlaku di tingkat pusat.

“Persoalannya bukan di daerah. Kami sudah siap. Tinggal menanti kapan pemerintah pusat membuka kembali keran pemekaran,” sambungnya.

Selain itu, ada wacana untuk menyesuaikan jumlah kecamatan agar memenuhi persyaratan pembentukan kota otonom, termasuk kemungkinan memekarkan dua kecamatan eksisting menjadi empat wilayah baru.

“Pemekaran ini adalah upaya membangun masa depan kota. Bukan sekadar memisahkan wilayah, tapi membentuk sistem pemerintahan yang lebih responsif dan adil,” tutupnya. (wd/adv/dprd/smd)

BACA JUGA :  Sinergi Dispora Kaltim dan KORMI, Olahraga Tradisional Siap Menjadi Ikon Prestasi dan Budaya Daerah
Back to top button