Dispora KaltimPariwara

Stadion Utama Palaran Sempat Mati Total Akibat Pohon Tumbang, UPTD PPO Gerak Cepat

Garda.co.id, Samarinda – Pasca hujan deras yang mengguyur Kota Samarinda beberapa waktu lalu menyebabkan beberapa kejadian alam selain banjir, pohon tumbang pun menjadi ancaman.

Salah satunya terjadi di sekitar Stadion Utama Palaran. Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi, mengutarakan kejadian pohon tumbang tersebut sempat membuat aliran listrik di area Stadion ikut padam

Dirinya juga mengungkapkan pentingnya menerapkan prosedur keselamatan dan kesiagaan tim dalam menghadapi situasi darurat serupa di masa mendatang.

“Pemadaman terjadi karena ada pohon tumbang yang menimpa jaringan listrik. Akibatnya, seluruh aliran listrik ke stadion mati total, termasuk gardu kami yang secara otomatis ikut padam,” tuturnya.

Junaidi mengatakan para tenaga kerja ingin menyalakan aliran listrik di areanya, namun masalah timbul setelah terjadinya gangguan teknis berupa “trip” pada sistem, yang menyebabkan dua buah fuse pada kubikel putus. Dirinya, fuse tersebut merupakan komponen penting dan memiliki nilai cukup besar.

“Seharusnya, setelah listrik padam lebih dari satu jam, diperlukan waktu untuk memanaskan kabel kembali sebelum dialiri listrik. Namun, karena adanya miskomunikasi, proses ini tidak dilakukan secara optimal, sehingga terjadi trip dan kerusakan pada fuse,” terangnya.

Lebih jauh, Junaidi menegaskan yang paling penting menurutnya adalah keselamatan para tenaga kerja dalam penanganan listrik di stadion agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan kerja, seperti tersengat listrik.

“Yang paling penting bukan hanya soal nilai kerusakan, tapi potensi bahaya bagi petugas. Keselamatan tetap jadi prioritas utama,” tegasnya.

Terkait penanganan insiden, Junaidi memastikan bahwa pihaknya tetap siaga. Petugas yang tinggal di sekitar area stadion diminta untuk standby agar bisa merespons dengan cepat jika terjadi gangguan. Selain itu, pihak keamanan stadion juga dilibatkan untuk membantu dalam pemanggilan teknisi saat dibutuhkan.

BACA JUGA :  Menuju Kota Peradaban, Angkasa Bahas Pembenahan SDM Di Samarinda

“Untuk Stadion Palaran, tingkat urgensinya memang tinggi. Meskipun jumlah petugas terbatas, kami tetap mengoptimalkan respon waktu dengan menempatkan karyawan yang tinggal dekat stadion agar bisa segera bertindak saat dibutuhkan,” pungkasnya. (Dry/Adv/DisporaKaltim)

Back to top button