Sri Muryani Dorong Perbaikan Jalan di Wilayah Hulu, Komitmen DPRD Kukar Terus Mengalir untuk Masyarakat
Garda.co.id, Kukar – Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayah hulu Kutai Kartanegara (Kukar) kembali disuarakan oleh Anggota DPRD Kukar, Sri Muryani.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI ini menegaskan pentingnya akses jalan yang layak sebagai penopang utama aktivitas masyarakat, khususnya di daerah Sekampar dan sekitarnya.
Wilayah ini memang kerap terdampak banjir, yang secara langsung mempengaruhi kondisi jalan serta mobilitas warga.
Menurut Sri Muryani, jalan yang rusak atau terendam banjir bukan hanya memperlambat pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga menyulitkan akses pendidikan, kesehatan, dan distribusi barang kebutuhan pokok.
“Jalan di Sekampar, Kenohan, itu sering terdampak banjir. Kami menyadari pentingnya akses jalan yang layak, karena itu kami dari perwakilan Dapil VI terus mendorong agar ada alokasi anggaran yang memadai dari pemerintah daerah,” ujarnya dalam wawancara pada 22 Mei 2025.
Sri Muryani pun mengapresiasi langkah awal yang telah diambil pemerintah daerah. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sudah ada alokasi anggaran sekitar Rp30 miliar untuk pembangunan di wilayah tersebut.
Meski anggaran tersebut tidak sepenuhnya difokuskan untuk jalan, ia menilai hal itu sebagai bentuk perhatian yang patut diapresiasi.
“Anggarannya memang tidak khusus untuk jalan, tapi bagian dari pembiayaan beberapa kebutuhan pembangunan di sana. Setidaknya sudah ada perhatian, tinggal ditindaklanjuti secara teknis,” jelasnya.
Kepedulian Sri Muryani terhadap infrastruktur tidak berhenti di situ. Ia bahkan bersama beberapa rekan sesama legislator dari Dapil VI sempat menginisiasi pengumpulan Pokok Pikiran (Pokir) yang diarahkan langsung untuk mendukung pembangunan jalan.
Sayangnya, waktu pengusulan di sistem SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) untuk anggaran tahun 2026 telah ditutup.
“Tapi semangatnya sudah ada. Mudah-mudahan nanti bisa terealisasi di masa anggaran berikutnya. Kami berharap bupati terpilih nanti juga memberikan perhatian lebih, karena beliau juga berasal dari wilayah hulu,” tuturnya dengan harap.
Ia juga menyebutkan beberapa titik yang dinilai cukup mendesak untuk ditangani, seperti poros Sekampar–Teluk Muda dan akses ke Jembatan Kembang Janggut.
Menurutnya, meskipun kondisi jalan di beberapa lokasi belum terlalu parah, tetap dibutuhkan penanganan agar tidak semakin memburuk.
“Kurang lebih ada 20 kilometer jalan yang perlu perhatian khusus. Itu yang menjadi harapan masyarakat di sana,” tambah Sri Muryani yang selama ini dikenal aktif menyuarakan aspirasi warga dari daerah hulu Kukar.
Meski kini ia bertugas di Badan Musyawarah (Banmus) DPRD, Sri tetap menjalin koordinasi dengan anggota dewan lainnya yang berada di Badan Anggaran (Banggar) agar aspirasi tersebut tetap mendapat tempat dalam pembahasan anggaran daerah.
“Kerja sama antaranggota DPRD menjadi penting dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Kami akan terus berupaya agar kebutuhan dasar seperti infrastruktur jalan bisa dipenuhi dengan baik,” pungkasnya.
Upaya Sri Muryani menunjukkan komitmen DPRD Kukar yang tak henti menyuarakan kebutuhan rakyat hingga ke pelosok daerah. Kepedulian yang konsisten ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang adil dan merata tetap menjadi prioritas bersama. (Adv/fa)






