Jahidin Dorong Kehadiran Satgas, Kondusifitas Lingkungan Masyarakat Jadi Perhatian Utama
Garda.co.id, SAMARINDA – Maraknya pelaku usaha yang mendapatkan tindakan sewenang-wenang dari oknum organisasi masyarakat (Ormas) kini ramai mendapat sorotan dari publik.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Jahidin mendorong Pemerintah mengambil langkah tegas dalam menertibkan para pelaku yang terus berkeliaran demi mengembalikan lingkungan yang kondusif.
Jahidin menilai, seharus anggota Ormas menjadi mitra dalam pembagunan sosial dan ekonomi di lingkungan masyarakat. Namun saat ini beberapa oknum mengambil peran berbeda yang tidak sesuai dengan fungsi ormas.
“Kalau perusahaan atau pelaku UMKM merasa tidak aman karena ada tekanan dari pihak-pihak yang mengatasnamakan ormas, ini bisa mengganggu roda ekonomi. Bahkan bisa menurunkan kepercayaan investor,” jelasnya.
Dirinya membeberkan ada laporan yang didapatkannya, bahwa ada penyegelan aset usaha yang dilakukan ormas tanpa memiliki hukum yang jelas. Tindakan seperti ini bukan hanya merusak citra ormas melaikan juga melanggar hukum.
“Premanisme dalam bentuk apa pun, termasuk yang berbungkus ormas, harus ditindak. Jangan sampai daerah yang sedang bertumbuh seperti Kaltim justru terganjal oleh ulah segelintir oknum,” tekannnya.
Dalam menertibkan okum ormas yang meresahkan masyarakat, Jahidin mendorong pembentukan satgas penanggulangan premanisme yang fokus terhadap perlindungan pelaku usaha.
Keterlibatan instansi lintas sektor sangat penting, lanjut Jahidin, sinergi perlu dilakukan yang melibatkan aparat keamanan hingga pemangku kebijakan di tingkat daerah dan provinsi.
“Satgas ini harus diberi mandat jelas: jaga stabilitas daerah dan ciptakan rasa aman bagi investor maupun pelaku ekonomi lokal. Kalau perlu, lakukan verifikasi ulang terhadap ormas yang beroperasi di daerah,” imbuhnya.
Dirinya menekankan, menindak pelanggaran hukum merupakan hal penting bukan hanya bagian dari penegakan hukum melainkan juga bentuk menjaga kondusifitas lingkungan masyarakat.
“Kalau kita ingin Kaltim jadi magnet investasi dan siap menyambut IKN, maka urusan begini harus dibereskan dari sekarang,” tukasnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)






