DPRD SamarindaDPRD Samarinda

Soal Revitalisasi Pasar Pagi, Laila Fatihah : Kami Dukung, Asal Perencanaannya Matang

Garda.co.id, SAMARINDA – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melakukan revitalisasi bangunan Pasar Pagi, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda masih terus berjalan.

Namun beberapa waktu lalu Forum Pedagang Pasar Pagi (FP3) mengaku belum pernah ada diskusi terkait pembangunan ulang maupun relokasi para pedagang Pasar Pagi.

“Sampai sekarang belum ada sosialisasi baik secara tertulis maupun lisan,” ungkap Ketua FP3, Thoriq Hakim beberapa waktu lalu.

Sehubungan denngan itu, Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Laila Fatihah meminta agar Pemkot Samarinda dalam hal ini Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda untuk memilih wadah relokasi pedagang yang tepat dan layak.

“Kami DPRD setuju asalkan sudah dibicarakan, sementara dari Komisi III dalam leading sektor pembangunan ini juga belum mengetahui,” kata Laila pada Rabu (10/10/2023).

Diketahui, pemerintah memiliki target pengerjaan revitalisasi Pasar Pagi sekitar satu atau dua tahun. Tetapi hingga saat ini pernyataan tersebut masih menjadi tanda tanya bagi para pedagang maupun anggota legisatif.

“Kita belajar pada Pasar Baqa itu rencananya satu tahun tapi saat ini terbengkalai, artinya matangkan dulu perencanaannya kalau memang dalam satu tahun harus ditempatkan pedagang ini ke tempat yang layak jadi jangan hanya dipindahkan saja,” tegasnya.

Sebenarnya, lanjut Laila, para pedagang bukan menolak wacana tersebut begitu pula dengan anggota DPRD. Tetapi para pelaku ekonomi di pasar hanya ingin Pemkot Samarinda memberi jeda waktu relokasi hingga setelah lebaran Idulfitri pada 2024 mendatang.

Kendati demikian, Politikus PKB itu berharap agar perencanaan tersebut dapat dikaji secara tepat dan matang demi kedamaian bersama.

“Kalau demi kebaikan kami dukung saja asalkan direncanakan dengan matang itu saja,” pungkasnya. (Riduan/ADV/DPRD SMD)

BACA JUGA :  Soal Dugaan Penculikan Anak, Suparno Himbau Warga Untuk Waspada
Back to top button