DPRD KALTIMPariwara

Sekolah Rakyat Hadir Di Kaltim Sasar Masyarakat Kurang Mampu, Peningkatan Kualitis Jadi Harapan

Garda.co.id, Samarinda  Sekolah Rakyat menjadi harapan baru bagi masyarakat kurang mampu, khususnya di pedalaman dan wilayah perbatasan Kalimantan Timur.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, menyatakan bahwa inisiatif ini hadir untuk menjembatani kesenjangan pendidikan yang masih mencolok antara daerah terpencil dan perkotaan.

Meski membawa angin segar bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera, Ekti menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan masing-masing daerah yang sayangnya, belum semuanya setara.

“Baru Samarinda yang siap. Daerah-daerah lain, khususnya yang masuk kategori 3T seperti Mahulu dan Kubar, masih perlu banyak pembenahan,” ucapnya.

Ekti menambahkan, pembangunan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) memerlukan perhatian ekstra, terutama soal pemerataan tenaga pengajar. Dirinya mendorong agar guru-guru yang ditugaskan di daerah terpencil berasal dari putra daerah, agar lebih memahami kondisi sosial dan budaya setempat serta memiliki komitmen jangka panjang untuk mengabdi.

“Guru lokal cenderung lebih paham kondisi wilayah dan punya komitmen jangka panjang. Kalau dari luar, kadang hanya bertahan sebentar karena tidak tahan dengan keterbatasan,” jelasnya

Ekti mencontohkan di sektor kesehatan, di mana tenaga medis kerap tak betah di daerah terpencil. Hal serupa, katanya, bisa terjadi di pendidikan jika penempatan guru tidak dirancang matang.

Dirinya menegaskan, pembangunan pendidikan tak boleh hanya fokus di kota. Pemerintah daerah harus proaktif menyesuaikan program pusat dengan kebutuhan lokal.

“Kalau tidak diantisipasi, yang terjadi hanya penumpukan program di kota, sementara daerah pedalaman tetap terpinggirkan,” imbuhnya.

Ekti bersama pihaknya akan terus mengawal program Sekolah Rakyat di Kaltim sehingga benar benar menjangkau masyarakat kurang mampu di seluruh Kaltim

BACA JUGA :  Laila Anggap Pendirian Pusat UMKM Dapat Membantu Pengembangan Produk

“Kita dorong agar Mahulu, Kubar, dan daerah lainnya juga merasakan kehadiran negara dalam sektor pendidikan,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

Back to top button