DPRD KALTIMPariwara

Sapto Akan Konfirmasi Langsung Dengan Lembaga Terkait, Atas Video Viral Tongkang Tabrak Jembatan

Garda.co.id, Samarinda – Penabrakan fender Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di Samarinda oleh sebuah tongkang baru baru ini menguak setelah munculnya video penabrakan tersebut viral di media sosial belum lama ini.

Menyikapi dugaan tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono menyampaikan akan menghubungi KSOP (Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan) Samarinda dan Pelindo IV Cabang Samarinda untuk meminta keterangan lebih lanjut.

“Itu memang viral di media sosial beberapa waktu lalu. Saya sudah mencoba minta konfirmasi dari KSOP dan Pelindo IV Samarinda,” sebutnya.

Sapto menilai, langkah yang dilakukannya guna memastikan kebenaran insiden tersebut. Namun jika terbukti tidak benar penabrakan fender maka dirinya mengatakan penyebar video tersebut bisa dikenai sanksi hukum.

“Harus dipastikan bahwa hal tersebut benar-benar terjadi. Kalau ternyata tidak benar, maka yang menyebarluaskan video tersebut bisa dituntut,” tekannya.

DPRD Kaltim akan mengambil langkah tegas jika kejadian penabrakan benar benar terjadi. “Kalau memang benar, segera akan kita proses atau kita panggil pihak-pihak yang bertanggung jawab,” lanjut Sapto.

Atas dugaan kejadian berulang ini, Sapto menegaskan pentingnya pengawasan atas aktivitas pelayaran di sepanjang sungai mahakam yang melintas di bawah jembatan. Insiden penabrakan fender jembatan jika terus berulang akan membahayakan keselamatan dan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.  (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  Bontang Turun PPKM Level 2, Ketua DPRD Minta Tetap Waspada
Back to top button